Saturday, 19 September 2020

Jaga Potensi Laut, Pemerintah Produksi Kapal Berkapasitas Kecil

post-top-smn
Kementerian Kelautan dan Perikanan

Kementerian Kelautan dan Perikanan

Jatim, SMN – Untuk menjaga potensi ekosistem laut dari kepunahan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) akan merevisi program pembuatan kapal dengan ukuran kecil, sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pengalihan ukuran kapal sesuai dengan kebutuhan masyarakat adalah hal yang boleh dilakukan.

Direktur Jenderal Perikanan Tangkap, Narmoko Prasmadji, Rabu (24/2) menjelaskan, Ibu Menteri KKP setelah melihat di lapangan menemui adanya kecenderung permintaan kapal lebih pada ukuran yang kebih kecil. “ Mungkin ada baiknya kita juga membuat revisi baru. Kalau perlu kita mengubah kapal yang lebih besar dan menambah ke kapal yang lebih kecil,” katanya.

Kecenderungan orang meminta kapal kecil karena lebih irit. Kedua, karena ikan sangat banyak. Ini bisa mengurangi kapal yang lebih besar menjadi kapal yang lebih kecil. Kapal 30 GT turun 10%, 20 GT turun 20%, 10 GT turun 10%. Semua dialihkan turun ke kapal yang 5 GT. “Pengalihan ukuran kapal demi kesejahteraan masyarakat sesuai dengan program Nawacita,” katanya.

Direktorat Kapal dan Alat Penangkap Ikan, Ditjen Perikanan Tangkap (DJPT), KKP  menggandeng seluruh galangan kapal nasional untuk berpartisipasi dalam pembangunan 3.350 kapal perikanan melalui sistem e-katalog. Penggunaan sistem e-katalog ini bertujuan agar program pembangunan kapal perikanan berjalan dengan transparan, akuntabel, efektif dan efisien. “Sistem e-katalog ini memiliki metode agar pelaksanaan lelang berjalan lebih terbuka dan transparan,” jelasnya.

Tujuan sistem lelang melalui e-katalog ini agar semua galangan kapal nasional dapat berpartisipasi dengan harapan industri galangan kapal dalam negeri dapat tumbuh dan memacu roda perekonomian nasional.

“Kami sudah turunkan tim galangan di beberapa wilayah untuk mendapatkan gambaran kemampuan galangan kapal nasional sebagai dasar kriteria penilaian galangan calon pembangun dalam mendukung program ini,” lanjutnya.

Nantinya, peserta lelang pembangunan kapal perikanan ini adalah galangan kapal BUMN dan galangan kapal swasta nasional yang memenuhi kriteria sebagai peserta lelang.

KKP telah menyiapkan Rp 1,9 triliun untuk membangun 3.350 kapal penangkap ikan dengan beragam ukuran, lengkap dengan alat tangkapnya. Rencananya, kapal yang akan dibangun berukuran di bawah 5 GT sebanyak 1.365 unit, kapal 5 GT 1020 unit, kapal berbobot 10 GT sebanyak 720 unit, 210 unit kapal 20 GT dan 30 unit kapal berukuran 30 GT. Selain itu akan dibangun pula 5 kapal angkut dengan freezer berukuran 30 GT dan 13.872 alat penangkap ikan.

“Semua proses pendaftaran galangan kapal tidak dipungut biaya apapun. Kalau ada yang mengatasnamakan tim pembuatan kapal dari KKP dapat segera menghubungi kami langsung,” tandasnya. (Kominfo Jatim)

post-top-smn

Baca berita terkait