Sunday, 27 September 2020

Internasionalisasi, Unair Minta Pemerintah Sediakan Visa Khusus Mahasiswa Asing

post-top-smn
Logo Universitas Airlangga

Logo Universitas Airlangga

Surabaya, SMN – Universitas Airlangga (Unair) meminta pemerintah untuk menyediakan visa khusus mahasiswa asing/student visa yang ingin mengenyam pendidikan di Indonesia. Administrasi yang rumit dipandang bisa menghambat upaya internasionalisasi Perguruan Tinggi Negeri (PTN). Rektor Unair Prof Moh Nasih mengatakan, selama ini mahasiswa asing yang akan belajar di Indonesia masih tergolong susah. Sebagian besar dari mereka masih menggunakan visa kunjungan dan terbatas waktu. Padahal untuk mengenyam pendidikan, mahasiswa asing membutuhkan waktu yang tidak singkat “Kita didorong untuk internasionalisasi maka harus banyak mahasiswa dari luar negeri yang ke Indonesia. Indonesia ini masih belum punya student visa. Jadi, orang luar negeri kalau mau belajar di Indonesia masih susah. Karena mereka ke sini tujuannya pakai visa apa. Ini penting,” tutur Prof Nasih, Senin (10/10). Kondisi tersebut, tambah Nasih, berbanding terbalik dengan perguruan tinggi di luar negeri. Hampir seluruh negara telah menyediakan student visa bagi calon mahasiswa asing yang akan pergi belajar di negara tersebut. Ia mengungkapkan jumlah mahasiswa asing di Unair cukup banyak, yakni mencapai 143 mahasiswa dari berbagai negara, di antaranya Filipina, Malaysia, Kamboja, dan Brunei Darussalam. “Bahkan, kampus asing juga banyak yang ingin agar mahasiswa Indonesia bisa kuliah ataupun bekerja di luar negeri. Begitu pula dengan kita agar mahasiswa asing juga bisa berkuliah di Indonesia,” tuturnya. Indikator internasionalisasi juga ditinjau dari sinergi seperti riset dan pengabdian masyarakat bersama dengan kampus asing. Tujuannya, supaya bisa menghasilkan posisi yang setara dan saling belajar pada kelebihan masing-masing. Menurutnya, kendala lain yang hingga kini masih menjadi penghambat adalah sarana prasarana. Kondisi sarana prasarana masih banyak yang perlu ditingkatkan, seperti kebutuhan asrama yang aman, peralatan dan gedung untuk menunjang kegiatan perkuliahan. (luk/kom_jtm)

post-top-smn

Baca berita terkait