Friday, 4 December 2020

Imam Besar FPI Kunjungi Kota Gerbang Salam, Disambut Ribuan Umat Muslim Madura

post-top-smn
Imam Besar FPI saat melantunkan  Takbir di Alun-alun Pamekasan

Imam Besar FPI saat melantunkan Takbir di Alun-alun Pamekasan

Pamekasan, SMN – Kabupaten Pamekasan Madura Jawa Timur yang memiliki jargon kota Pendidikan, kota Gerbang Salam dan Kota Berteman, hari ini 13 April 2017 dikunjungi Imam Besar Front Pembela Islam FPI DR. Habieb Rizieq Shihab. Antusias ribuan umat muslim Madura hadir, juga ikut dalam memeriahkan kehadiran beliau. Dalam acara tabligh Akabr itu, banyak para Habaib, ulama’, masyayikh, dan tokoh-tokoh masyarakat serta puluhan Ormas dari berbagai golongan duduk bersama.

Seperti belasan foto Habieb Rizieq Shihab yang diunggah ke Facebook bernama Abi Alfa tokoh muda Pantura Pamekasan Kamis, 13/04/2017: “Alhamdulillah, bersama bisa menghadiri acara Tabligh Akbar di Monumen Arek Lancor bersama Habiebana DR. Habieb Muhammad Rizieq Shihab. Semoga diberkahi dan dirahamati Alloh SWT.

Teruslah, bergerak walaupun bumi dan langit datang menghalangi karena perjuanganmu akan mampu menepis itu semua. Ketulusanmu akan menjawab tantangan mereka

Tabligh Akbar yang bertempat Area Monumen Arek lancor Pamekasan tersebut terlihat umat muslim Pamekasan Madura khususnya yang hadir dari beberapa kabupaten di Madura terlihat penuh semangat. Karena selama ini sang habaib dikenal sebagai Imam/Pemimpin pembela islam, pemberani dan selalu di depan untuk melawan penjajah dan penista agama. Siapapun orangnya pasti tahu dan mengenali sang pemimpin FPI itu.

Untaian takbir, tasbih dan tahmid selalu dilentunkan dan menggemparkan suasana alun-alun kota Pamekasan tersebut. Sang Habaib sesekali melentunkan takbirnya “ Alllahuakbar…… takbir……” kemudian diikuti oleh ribuan umat muslim Madura, bersama-sama mendendangkan alunan takbir demi takbir.

Kehadiran habieb Rizieq Shihab ke Pamekasan Madura adalah tidak lain, demi bersatunya umat muslim di NKRI ini, demi terciptanya kerukunan antar sesama muslim dan bersama-sama membela agama dari satu kesatuan umat muslim dunia, kokohnya ukhuwah islamiyah, serta terjalin silarurrahim yang erat sehingga jiwa itu tetap melekat pada hati kita. (Imam)

post-top-smn

Baca berita terkait