Wednesday, 28 October 2020

Harga Cabe Rawit Cenderung Masih Mahal

post-top-smn

cabe rawit Sidoarjo, SMN – Harga cabe rawit di berbagai pasar rakyat Jawa Timur khususnya di Surabaya dan di Puspa Agro Jemundo Sidoarjo dinilai masih terlalu mahal, yakni di kisaran rata-rata Rp 117.000 – 125.000/kg.  Sementara harga cabe merah besar keriting dan cabe merah besar biasa seharga Rp 40.000/kg dan 35.000/kg atau mulai berangsur-angsur stabil.

Humas Puspa agro Jemundo Sepanjang Sidoarjo, Hartoko, dihubungi di kantornya Pasar Induk Puspa Agro Sidoarjo, Selasa (7/2) mengatakan, harga cabe rawit cenderung terus naik padahal persediaan cabe rawit di pasar Puspa Agro cukup banyak. Di puspa agro selain cabe juga menjual sayur-mayur, beras dan kebutuhan pokok lainnya dengan harga yang bersaing di bawah harga pasar rakyat.

Dampak cuaca buruk ditambah kelembaban yang tinggi akhir-akhir ini berpengaruh pada kuantitas dan  kualitas produksi, sehingga berdampak pula terhadap harga. Kenaikan cabe rawit karena cuaca saat ini memasuki puncak musum penghujasn, sehingga daerah sentra sayur-mayur banyak yang terkena banjir dan tanah longsor. Hukum ekonomi jika permintaan naik sedangkan produksi berkurang dipastikan akan berpengaruh terhadap harga akan naik.

Dengan harga cabe rawit yang cukup lumayan tinggi tersebut diharapkan para petani cabe rawit di Jawa Timur dapat menikmati hasil panen. Produksi cabe rawit Jawa Timur cukup besar. Selain untuk kebutuhan konsumsi masyarakat dan bahan baku industri, juga dijual ke beberapa daerah lain di Indonesia melalui perdagangan antar provinsi antarpulau. Antara lain di Jakarta, Kalimantan, NTT, NTB, dan Indonesia Timur yang selama ini menjadi pasar potensial cabe rawit.

Sipah, salah satu pedagang cabe rawit dan sayur mayur di Pasar Rakyat Wonokromo, Surabaya mengatakan, harga cabe rawit setiap kali kulakan selalu naik dan saat ini di pasar Wonokrmo Harga cabe rawit di kisaran Rp 115.000/kg. Diharapkan harga cabe rawit segera turun menjadi stabil dibawah Rp 50.000/kg.

Berikut data terakhir harga kebutuhan bahan pokok rata-rata di tingkat eceran dari Disperindag Jawa Timur serta hasil pantauan reporter JNR di pasar rakyat Surabaya dan di Puspa Agro Sidoarjo Selasa (7/2) tahun 2017 :

Harga beras Ir 64 medium rata-rata Rp 8000-9000/kg, beras kelas premium bengawan dan mentik di kisaran Rp 12.000/kg, tepung terigu segi tiga biru Rp 8.000/kg, jagung pipilan Rp 5.500/kg, minnyak goreng curah Rp 12.500/kg, gula pasir lokal Rp 12.000. kemudian daging sapi murni kualitas baik Rp 105.000/kg, daging ayam ras Rp 28.500/kg dan telur ayam rasng Rp 18.000/kg,

Harga bawang merah rata-rata Rp 30.000-34.000/kg, bawang putih sinco Rp 34.000/kg, kentang kualitas AB Rp 13.000/kg, tomat sayur Rp 4.500/kg wortel lokal Rp 10.000/kg, kacang buncis Rp 10.000/kg, kubis Rp 7.000/kg./kg

Kemudian kacang tanah Rp 22.000/kg dan kacang hijau Rp 17.500/kg, kacang kedelai lokal Rp 8.000/kg, kacang kedelai impor Rp 8.500/kg. Apel merah impor Rp 30.000/kg, pisang ambon Rp 25.000/sisir, pisang raja super Rp 27.000/sisir, pepaya Rp 6.000/kg. Harga semen gresik sekitar Rp 51.800/40kg/zak dan semen tiga roda (abu-abu) Rp 49.000/40kg/zak.

Sementara harga ikan laut masih stabil untuk ikan bandeng rata-rata Rp 26.000-30.000/kg, ikan tuna Rp 32.000/kg, ikan kembung Rp 27.000/kg, ikan tongkol Rp 25.000-30.000/kg dan ikan cakalang Rp 27.000/kg. (ryo/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait