Tuesday, 27 October 2020

Gus Ipul : Ponpes Berperan Bentengi Ummat

post-top-smn
Wagub Jatim Saifullah Yusuf hadir pada acara 1 tahun wafatnya kh.choiron sjakur di bangil pasuruan

Wagub Jatim Saifullah Yusuf hadir pada acara 1 tahun wafatnya kh.choiron sjakur di bangil pasuruan

Pasuruan, SMN – Wakil Gubernur Jawa Timur Drs. H. Saifullah Yusuf mengatakan, pondok pesantren (ponpes) memiliki peran penting dalam membentengi ummat terutama mengatasi permasalahan sosial.

Hal tersebut disampaikannya dihadapan ratusan santri pada saat menghadiri pengajian peringatan 1 tahun wafatnya KH. M. Chirun Sjakur di Ponpes KH. Wahid Hasyim Jl. Tongkol, Bangil Kab. Pasuruan, Rabu (15/2) malam.

Ia menyebut, saat ini keberadaan ponpes menjadi salah satu cara didalam membentengi moral dan akhlak ummat ditengah banyaknya permasalahan bangsa yang terjadi pada akhir akhir ini.

Menurutnya, ponpes selalu mengajarkan kebaikan dan mencerdaskan ummat melalui ilmu pengetahuan, pendidikan dan agama yang baik. Bahkan, ponpes tidak dapat dicampur dengan muatan politis apapun, sehingga banyak dari masyarakat yang ingin menitipkan putra putrinya di ponpes.

Melihat peran yang besar dari ponpes tersebut, Gus Ipul juga menjelaskan bahwa terdapat tantangan yang besar yang harus dihadapi ponpes. Tantangan tersebut diantaranya menghadirkan pendidikan berkualitas dan terjangkau, mengatasi kesenjangan sosial dan meningkatkan daya saing di lingkungan ponpes. “Ponpes hari ini haruslah berbenah, mengikuti perkembangan dan tuntutan zaman,” ungkapnya.

Tak hanya itu, ponpes juga harus membantu pemerintah dalam mengurangi kesenjangan sosial. Saat ini, isue kesenjangan sosial semakin hari sangat mengkhawatirkan. Masyarakat yang kaya semakin kaya, begitu pula mereka yang miskin semakin tertindas dan miskin. Maka, dibutuhkan peran yang besar dari ponpes dalam memberikan arahan kepada ummat.

Meningkatkan daya saing, lanjut Gus Ipul juga harus terus dilakukan oleh seluruh santri. Ponpes telah memiliki modal moral dan akhlak dalam menghadapi daya saing. Akan tetapi, moral dan akhlak yang baik harus ditambah dengan keterampilan agar daya saing setiap santri meningkat.

“Orang orang ponpes mesti tangguh, pinter dan cerdas. Tapi keberadaan mereka haruslah ditambah dengan keterampilan. Semoga kita senantiasa dapat berbuat yang lebih baik dengan moral, akhlak serta keterampilan agar kita dapat bersaing di masa mendatang,” pungkasnya.

post-top-smn

Baca berita terkait