Sunday, 25 October 2020

Gus Ipul : Perhatikan Kesehatan Masyarakat Pasca Banjir

post-top-smn
Wakil Gubernur Jatim Memberikan Bantuan Secara Langsung Kepada Camat Untuk Seterusnya Diberikan Kepada Warga Yang Terkena Musibah Banjir  Di Kec Jabon Kab Sidoarjo

Wakil Gubernur Jatim Memberikan Bantuan Secara Langsung Kepada Camat Untuk Seterusnya Diberikan Kepada Warga Yang Terkena Musibah Banjir Di Kec Jabon Kab Sidoarjo

Surabaya, SMN – Kesehatan masyarakat yang terdampak akibat banjir menjadi hal paling utama untuk diperhatikan. Banyak penyakit yang muncul setelah banjir surut.

Demikian disampaikan Wagub Jatim, Drs. H. Saifullah Yusuf saat meninjau Korban Banjir di Desa Kupang, Kec. Jabon, Kab. Sidoarjo, Selasa(26/1)

Menurutnya, dengan adanya genangan air yang berlangsung cukup lama, problematika penyakit menjadi sangat serius, karena penyakit sangat mudah untuk berkembang.”Ini menjadi problem serius dan harus ada penanganan lebih awal, misalnya disediakannya puskesmas dan dibangunnya posko yang ada tenaga medis. Kalau perlu diterjunkan dokter untuk melayani masyarakat terdampak,” ujar Gus Ipul sapaan akrabnya

Ia menjelaskan kebanyakan penyakit yang timbul setelah banjir adalah seperti penyakit kulit dan kutu air. Dan tidak menutup kemungkinan adalah penhyakit leptospirosis yang bisa berakibat fatal apabila salah penanganan. “Penyakit tersebut berbahaya dan biasanya penyebarannya dari kotoran tikus. Kotoran bisa menyebar dengan mudah karena air yang tergenang,” jelasnya.

Oleh sebab itu, Pemprov Jatim bersama Pemkab Sidoarjo bekerjasama untuk selalu mengingatkan masyarakat khususnya terdampak banjir untuk selalu waspada dan deteksi dini apabila mengalami kondisi badan kurang sehat.

Dalam menangani banjir ini, pihaknya mempersiapkan beberapa hal diantaranya melakukan normalisasi perbaikan tanggul, pintu air dan membangun bosem apabila memungkinkan. Pasca banjir juga ada hal yang tidak kalah yakni nutrisi yang diterima.”Nutrisi wajib diperhatikan dan sudah diberikan bantuan dari Pemprov Jatim. Banjir kali ini merugikan banyak masyarakat, yakni kurang lebih 2.600 KK yang tersebar di lima desa. Dari jumlah tersebut, bantuan nutrisi terus disalurkan,” ujarnya.

Pemprov Jatim juga berusaha untuk menyediakan air bersih dan air minum. Air sangat dibutuhkan karena penyebaran utama penyakit adalah melalui air.” Pemprov Jatim juga berusaha menyiapkan sanitasi. Karena persoalan ini kaitannya dengan kesehatan masyarakat, ” ungkapnya.

Pada kesempatan tersebut Gus Ipul juga menyerahkan secara langsung diantaranya bantuan bagi korban banjir senilai Rp. 450 juta yang diwujudkan berupa tenda selimut matras makanan dan keperluan gizi serta lauk lauk, peralata dapur dan selimut. (*)

post-top-smn

Baca berita terkait