Friday, 10 July 2020

Gus Ipul : Kuatkan Ukhuwah Islamiyah dengan Silaturahmi

post-top-smn
wagub jatim saifullah yusuf hadiri haul akbar di ponpes miftahul ulum karangdurin sampang madura

Wagub Jatim Saifullah Yusuf hadiri Haul Akbar di Ponpes Miftahul Ulum Karangdurin Sampang, Madura.

Surabaya, SMN – Hubungan kyai dan santri sangatlah penting, terutama dalam memperkuat ukhuwah islamiyah sehingga dapat memperkokoh kesatuan yang tak terpisahkan, terlebih dalam menegakkan syari’at Islam dan perintah Allah SWT. Oleh karena itu, dianjurkan kepada kyai dan santri untuk selalu memperkuat silaturahmi. Demikian kutipan yang disampaikan oleh Wakil Gubernur Jatim, Drs. H. Saifullah Yusuf saat memberikan sambutan dalam acara Temu Alumni di Ponpes Miftahul Ulum, Karang Durin, Sampang, Kamis (25/02).

Menurut Gus Ipul, sapaan akrabnya, hubungan santri dan kyai tidak hanya di dunia saja tapi juga di akhirat. Oleh karena itu, silaturahmi seperti acara temu alumni seperti ini sangatlah penting untuk menjaga hubungan antara kyai dan santrinya. “Silaturahmi sangat penting, karena selama dalam aqidah, keyakinan dan keimanan yang sama, Allah SWT janji akan mengumpulkan kita semua dalam surga yang sama”, ujarnya.

Menurutnya, tugas kyai sangatlah berat, karena selain menuntun dan membimbing santri, ia juga harus pandai-pandai mengelola dan membesarkan pondok pesantren yang ia kelola. “5 Tahun yang lalu saya kesini, dan sekarang saya kesini lagi keadaan sudah banyak berubah, banyak perkembangan yang terjadi, hal ini berarti pengelolaan pesantren ini sangat bagus”, ujarnya mengomentari perkembangan Ponpes Miftahul Ulum.

wagub jatim saifullah yusuf hadiri haul akbar di ponpes miftahul ulum karangdurin sampang madura (1)

Wagub Jatim Saifullah Yusuf hadiri Haul Akbar di Ponpes Miftahul Ulum Karangdurin Sampang, Madura.

Dalam kesempatan ini, ia mengajak semua santri yang hadir untuk selalu mendoakan kyai atau ulama yang telah wafat. Tak hanya itu, ia juga mengajak santri untuk slelau meneladani dan mengamalkan ajaran yang diajarkan oleh kyai atau ulama yang sudah wafat tersebut

Kyai dan ulama yang telah wafat pasti akan selalu diingat kebaikan dan ajarannya. Oleh karena itu ia mengajak semua orang untuk introspeksi diri. “Mari kita instrospeksi, apakah kita sudah melakukan kebaikan atau belum? Sehingga saat kita meninggal apakah orang akan mengingat atau melupakan kita?”, tambahnya.

Ia menambahkan, salah satu faktor Jatim dan Indonesia sampai sekarang tenang dan tidak ada konflik agama adalah adanya peran alim ulama dalam membimbing umatnya. Ia juga mengingatkan peran penting pondok pesantren dalam mengajarkan pendidikan akhlaq, aqidah, dan moral kepada para santri. Ajaran ini penting dalam membentuk karakter pribadi yang berakhlaq baik dan bertanggung jawab. Tak hanya itu, ilmu membuat kita senantiasa takut pada Allah SWT. Menurutnya, ilmu akan lebih berguna bila itu bermanfaat untuk orang lain. (Humas Setdaprov. Jatim).

post-top-smn

Baca berita terkait