Monday, 21 September 2020

Gus Ipul Ingatkan Ormas Untuk Terus Kawal Pancasila

post-top-smn
Gus ipul berikan sambutan pada peringatan harlah pancasila ke-71 di Tugu Proklamasi Jakarta Pusat,

Gus ipul berikan sambutan pada peringatan harlah pancasila ke-71 di Tugu Proklamasi Jakarta Pusat,

SMN – Pancasila merupakan dasar dan ideologi Negara Kesatuan Republik Indonesia. Agar keadilan dan kemakmuran bisa terus terjaga di NKRI, semua lapisan masyarakat salah satunya organisasi masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Organisasi Kemasyarakatan Sosial Keagamaan, Pemuda dan Mahasiswa agar ikut untuk terus mengawal Pancasila.

Demikian disampaikan Wakil Gubernur Jawa Timur, Drs. H. Saifullah Yusuf sekaligus Ketua Panitia pada acara Peringatan Hari Lahir Pancasila ke-71 yang bertemakan Indonesia Bersyukur di Tugu Proklamasi, Jakarta, Rabu(1/6) malam.

Atas dasar itulah, Aliansi Organisasi Kemasyarakatan Sosial Keagamaan, Pemuda dan Mahasiswa menyatakan ikrar dan sumpah setia untuk terus mengawal, mengamankan dan mengamalkan Pancasila sebagai dasar dan ideologi Negara yang final demi terciptanya masyarakat Indonesia yang adil dan makmur berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa, Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab, Persatuan Indonesia, Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan/Perwakilan serta untuk menciptakan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia.

Menurutnya, kegiatan ini juga sebagai upaya dalam mensyukuri dicanangkannya tanngal 1 Juni sebagai Hari Kelahiran Pancasila yang ditetapkan oleh Presiden RI, Joko Widodo. ” Suatu kebanggaan Indonesia memiloli Pancasila sebagai dasar negaranya. Dengan adanya Pancasila, Indonesia mampu mencari jalan tengah di setiap menghadapi masalah. Ajang ini sebagai bentuk memperkuat tekat dalam mengawal Pancasila sampai akhir hayat,” jelas Gus Ipul sapaan akrabnya.

Keputusan Presiden Joko Widodo tersebut akan menjadi sebuah keputusan bersejarah dan monumental bagi upaya bangsa Indonesia mengembalikan roh dan jiwa Pancasila sebagai ideologi bangsa dan Negara Indonesia yang harus terus-menerus dilestarikan dan diamalkan dalam kehidupan kemasyarakatan, kebangsaan dan kenegaraan.

Ia menambahkan kemerdekaan bangsa Indonesia adalah hasil perjuangan seluruh komponen bangsa Indonesia dengan segenap pemikiran, keringat, darah dan air mata. Maha karya perjuangan para Pendiri Bangsa dan Negara Indonesia itulah yang kemudian mewariskan Negara Republik Indonesia yang merdeka, bersatu dan berdaulat berdasarkan Pancasila.

Gus Ipul Dampingi Presiden RI ke-5 serahkan gunungan kepada dalang pada peringatan harlah pancasila ke-71 di Tugu Proklamasi

Gus Ipul Dampingi Presiden RI ke-5 serahkan gunungan kepada dalang pada peringatan harlah pancasila ke-71 di Tugu Proklamasi

Acara tersebut dihadiri oleh Presiden RI ke-5 Megawati Soekarno Putri, Menteri Dalam Negeri RI Tjahjo Kumolo, Menteri Hukum dan HAM Yasonna Laoly, Pimpinan dan Anggota Ormas yang tergabung dalam Aliansi Bersama Ormas Sosial Keagamaan, Pemuda dan Mahasiswa dan dihadiri oleh sekitar 5000 tamu undangan. Adapun 31 organisasi kemasyarakatan yang dilibatkan yakni Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PB NU),Majelis Pekerja Harian, Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (MPH PGI), Presidium Konferensi Waligereja Indonesia (PRESIDIUM KWI), Pengurus Harian Parisada Hindu Dharma Indonesia Pusat (PH PHDI), Dewan Pengurus Pusat Perwakilan Umat Budha Indonesia (DPP WALUBI), Dewan Pengurus Majelis Tinggi Agama Khonghucu Indonesia (DP MATAKIN), Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Ansor (PP GP ANSOR), Pengurus Pusat Generasi Muda Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI Polri (PP GM FKPPI), Dewan Pimpinan Pusat Pemuda Demokrat Indonesia 1947 (DPP PDI 1947), Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Angkatan Muda Kristen Indonesia (DPP GAMKI), Pengurus Pusat Pemuda Katolik (PP PEMUDA KATOLIK), Dewan Pimpinan Nasional Perhimpunan Pemuda Hindu Indonesia (DPN PERADAH), Dewan Pimpinan Pusat Generasi Muda Budhhis Indonesia (DPP GEMABUDHI), Dewan Pengurus Pusat Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (DPP PA GMNI), Presidium Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (PRESIDIUM KAHMI), Pengurus Besar Ikatan Alumni Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB IKA PMII), Pengurus Nasional Perkumpulan Senior Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PN PS GMKI), Presidium Pusat Forum Komunikasi Alumni Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PRESIDIUM PUSAT FORKOMA PMKRI), Dewan Pimpinan Nasional Ikatan Alumni Resimen Mahasiswa Indonesia (DPN IARMI), Pengurus Besar , Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PB PMII), Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), Presidium Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PRESIDIUM GMNI), Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (PP GMKI), Presidium Pengurus Pusat Perhimpunan Mahasiswa Katolik Republik Indonesia (PRESIDIUM PUSAT PMKRI), Pimpinan Pusat Kesatuan Mahasiswa Hindu Dharma Indonesia (PP KMHDI), Presidium Pusat Himpunan Mahasiswa Buddhis Indonesia (PP HIKMAHBUDHI), Pengurus Pusat Generasi Muda Khonghucu Indonesia (PP GEMAKU), Dewan Pimpinan Pusat Ikatan Pemuda Tionghoa Indonesia (DPP IPTI), Dewan Pimpinan Pusat Mahasiswa Pancasila (DPP MAPANCAS), Dewan Pimpinan Pusat Perkumpulan Pergerakan Wanita Nasional Indonesia (DPP PERWANAS), Dewan Pengurus Pusat Generasi Muda Mathla’Ul Anwar (DPP GEMA MA)

Acara akan dimulai dengan pentas kesenian tradisional mulai pukul 14.00 – 19.00 WIB. Acara Syukuran Nasional akan dilaksanakan Pukul 19.00-21.00 WIB dan akan diakhiri dengan Pentas Wayang semalam suntuk yang akan dimulai pukul 21.00 WIB sampai dengan selesai.(hms)

post-top-smn

Baca berita terkait