Saturday, 19 September 2020

Gus Ipul Ajak FPK dan FKUB Utamakan Kearifan Lokal

post-top-smn
Gus Ipul sat Memberikan Materi pembekalan kepada Pengurus FKUB dan FPK

Gus Ipul sat Memberikan Materi pembekalan kepada Pengurus FKUB dan FPK

 

Surabaya, SMN – Wakil Gubernur jawa Timur Drs.H. Saifullah Yusuf yang akrab disapa Gus Ipul mengajak seluruh pengurus FPK (Forum pembauran kebangsaan dan FKUB (Forum Kerukunan Umat Beragama) Jatim untuk mengutamakan kearifan lokal. Hal tersebut disampaikan pada pengukuhan Pengurus FKUB dan FPK Jatim di Hotel Hologen Sidoarjo Kamis (18/3).

Menurutnya, kearifan lokal yang berkembang dan diyakini berperan sebagai perekat sosial yang kerp menjadi acuan dalam menata hubungan dan kerukunan antar umat beragama. Kearifian lokal ada 5 pokok yakni kearifan sebagai suatu kosmopolit tentang hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan dengan sesama umat manusia dan harmonisasi hubungan manusia dengan alam sekitarnya.

Pokok kedua sebagai wujud keseimbangan membangun karakter dan jati diri insani dengan menyatukanunsur pikiran, perkataan dan perbuatan. Ke tiga sebagai suatu nilai sosial tentang perlunya kebersamaan dan kerjasama yang setara antara satu dengan yang lainnya sebagai satu kesatuan sosial yang saling menghargain dan menghormati.

“Keempat kearifan lokal yang menggambarkan Bhineka Tunggal Ika sebagai sikap sosial yang menyadari akan kebersamaan ditengah perbedaan dan kelima mengandung makna persamaan dan persaudaraan,” kata Gus Ipul.

Dia menegaskan, untuk mengetahui kearifan lokal suatu wilayah, menurutnya kita harus bisa memahami nilai-nilai budaya yang b aik dan ada didalam wilkayah tersebut. “Kalau mau jujur sebenarnya nili kearifan lokal ini sudah diajarkan secara turun temurun oleh orang tua kita kepada anak-anaknya. Kita sebagai generasi penerus hanya melanjutkan yang terbaik,” tegasnya.

Gus Ipul Mengukuhkan Pengurus FKUB dan FPK Jatim

Gus Ipul Mengukuhkan Pengurus FKUB dan FPK Jatim

Gus Ipul mencontohkan, gotong royong, saling menghormati dan tepa selira merup;akan contoh kecil dari kearifan lokal . dan menjadi kewajiban kita untuk menggali kembali nilai-nilai lokal yang ada agar tidak hilang ditelan perkembangan jaman.

“Kerukunan antar umat beragama adalah salah satu bentuk sosialisasi yang damai dan tercipta berkat adanya toleransi umat beragama, toleransi agama adalah suatu sikap saling mengerti, menghargai tanpa adanya diskriminasi dalam hal apapun khususnya dalam hal agama,” katanya.

Gus Ipul menyampaikan pesan, agar pengurus FKUB mengembangkan hubungan umat beragama ke arah yang lebih kokoh melalui kerjsama kongkrit dalam berbagai aspek kehidupan sosial. “FKUB mempunyai peran penting untuk memberikan pencerahan kepada umat beragama dalam konteks kehidupan berbangsa dan bernegara ke arah yang jelas kemana harus berjalan,”pungkasnya. (Humas Setdaprov. Jatim).

post-top-smn

Baca berita terkait