Saturday, 5 December 2020

Guru dalam Era Informasi Kaitannya dengan Pendidikan Karakter

post-top-smn

(Dalam rangka HARDIKNAS)

Ilustrasi

Ilustrasi

Sekolah masa depan

Sebagai suatu ilustrasi, ketika awal tahun 1970 an kita melihat telivisi itu hanya ada   di kantor-kantor kecamatan,tetapi 10 hingga 20 tahun kemudian awal tahun 1990 an setiap rumah mempunyai telivisi, dan sekarang hampir setiap kamar terdapat telivisi dan juga semakin banyak stasiun pemancar televisi .Jika sementara sekarang ini sekolah-sekolah masih gagap terhadap teknologi informatika atau mungkin belum ada komputernya, maka pada 10 hingga 20 tahun lagi, bahkan lebih cepat lagi masa akan datang akan ada komputer di setiap sekolah dan kelas-kelas serta di rumah bahkan di dalam kamar-kamar rumah.PGRI telah mencangkan SAGUSALA( Satu guru satu laptop),pada sisi lain dimungkinkan para siswa bisa mengakses informasi tidak harus datang di Sekolah.Murid tidak harus berkumpul dalam suatu sekolah ,mungkin nanti siswa tidak harus mengikuti pelajaran yang sama ,siswa bisa mendapatkan informasi dari guru melalui komputer NET,Imail,Face book, WA ,You tube dsb.yang tidak terbatas tepat dan waktu..

Peranan guru dalam Teknologi Informasi

Pembelajaran dengan bantuan sistem komputer,menggeser peran guru tidak terbatas pada pembelajaran hard skill ,seperti pertukangan, teknisi otomotif ,Tata tempat,Tata ruang dsb,sehingga ada perubahan yang radikal dan revolusioner peran guru, Yaitu dari peran yang bertanggung jawab menjadi peran pembimbing dan penasihat.Dalam era NET seperti ini kekuatan individual harus dimainkan ,siswa dapat berbuat sesukanya.Segalanya ada dalam tangannya sendiri.Sistem pendidikan tidak dapat lagi membentuk seseorang dengan langkah-langkah yang distandarkan /disamakan ,sekaligus penindasan seperti pendidikan masa lalu.Peran guru yang diharapkan adalah sbb .

  • Bimbingan moral dalam kaitannnya pembentukan karakter.

Walaupun teknologi komputer dapat memberdayakan siswa untuk mendapatkan pengetahuan dasar sendiri, guru harus selalu hadir sebagai pembimbing,Kalau tidak siswa akan memperoleh hasil yang keliru(pinter tapi keblinger ).Dunia internet sama kompleksnya dengan masyarakat manusia, oleh karena itu guru harus dapat menjaga para siswanya terhadap pengetahuan dan informasi yang keliru dan tidak dinginkan.Guru memerankan sebagap pembimbing karakter dalam e learning/e education.

  • Mengevaluasi kemajuan pembelajaran.

Komputer mempunyai banyak kelebihan ,tetapi tidak mempunyai cara mempertimbangkan faktor-faktor fisik,mental,maupun emosional yang mungkin berpengaruh kepada siswa.Belajar sangat pribadi sifatnya, sehingga faktor –faktor pribadi yang lebih kompleks memerlukan kehadiran guru.Guru sangat diperlukan untuk mengevaluasi situasi siswa dan keefektifan pembelajaran

  • Mengembangkan kreativitas dan potensi.

Pembelajaran yang distandarkan memaksa setiap siswa ke dalam cetakan yang sama,padahal talenta dan kemampuan masing-masing siswa berbeda –beda

Apabila semua orang dipaksa untuk belajar dengan model yang tetap, bisa menimbulkan kemungkinan kemungkinan (1).siswa kehilangan minat sama sekali dalam belajar dan putus sekolah, (2).Siswa pada mulanya kreatif tetapi lama-lama kreativitasnya mati akibat model yang tetap dan kaku.Banyak orang hanya sadar bahwa reformasi pendidikan itu akan menyelamatkan siswa-siswa yang kurang serta yang putus sekolah.Padahal siswa yang cemerlang dan kreatifpun sama menderitanya akibat sistem pendidikan yang tidak efektif. Waktu dan tenaga siswa banyak disita untuk ujian sehingga tidak banyak tersisa untuk mengembangkan semangat kreativitas .

  • Bimbingan dalam seni menjalani kehidupan.

Dalam sekeliling kita misi utama guru mulai menciut, yaitu melayani siswa untuk mendapatkan ijasah/kelulusan.Seorang guru seharusnya melakukan hal-hal yang jauh lebih penting selain meneruskan pengetahuan.juga membimbing muda mudi dalam moralitas,pengembangan diri,bergaul dengan sesama,menangani berbagai urusan,mengembangkan diri mereka,simpati,keadilan,kasih,serta kualitas-kualitas lainnya yang dibutuhkan untuk menjadikan manusia seutuhnya.

  • Konseling dalam perencanaan kehidupan

Kebanyakan orangtua dan siswa mementingkan ujian dan mencurahkan segala upaya untuk itu.Mungkin saja sang anak mengabaikan hal-hal lainya sama sekali ,Tanggung jawab anak adalah giat belajar dan berprestasi baik dalam ujian.Mereka tidak boleh diganggu oleh pekerjaan di rumah,hiburan atau apapun yang menghalangi studi atau ujian mereka.Lalu untuk apakah kita merencanakan kehidupan dan tidak hanya ujian ,Karena kita inginkan manusia yang sehat seutuhnya,sehingga akan tercipta masyarakat yang juga sehat seutuhnya.Jadi tidak mungkin guru hanya membatasi perannya agar siswa lulus ujian , naik kelas dan tamat.Wajib belajar 9 tahun ,( akan menjadi wajib belajar 12 tahun), menjadikan guru berperan sangat strategis,tidak hanya memberikan petunjuk kepada siswa agar melahap buku-buku teks,memainkan komputer sehingga lulus ujian.dan siswa yang luluspun kadang bingung harus kemanakah.Guru mempunyai kewajiban untuk memberikan bimbingan dan konseling kepada siswa untuk merencanakan kehidupnya yang cerdas berkualitas.Penulis sangat setuju bahwa “Di era E learning dengan komputer ini “ kehadiran guru masih diperlukan ,karena dengan kehadiran guru bertatap muka dengan siswa ,maka karakter siswa bisa terbentuk, hal ini tidak terjadi jika siswa belajar melalui sistem digital /komputer yang serba otomatis.”

Kemampuan penting guru    

  • Ketrampilan berkomunikasi

Ketika teknologi komputer semakin luas digunakan dalam pendidikan,peran guru dalam meneruskan pengetahuan menjadi kurang penting Peran guru yang dapat bertahan adalah guru-guru yang dapat memahami dan berkomunikasi dengan siswa-siswanya dengan baik.

  • Ketrampilan menggunakan komputer.

Pada masa yang akan datang perlu melengkapi ketrampilan guru dalam menggunakan komputer serta tehnologi NET sebagai alat bantu pembelajaran.Guru yang tidak memilki ketrampilan komputer dan teknolog akan menjadi usang,Dengan ketrampilan mengoperasikan komputer maka guru bisa memasukan pendidikan karakter kepada siswa .Guru akan menjadikan pengendali dan pengarah serta penfasilitas bagi pertumbuhan dan perkembangan siswa .Perkembangan yang menjadi perhatian guru adalah O3 (Otak,Otot,dan Omong ) ,yaitu otak adalah pikir,otot adalah kerja/usaha,dan omong adalah komunikasi.

post-top-smn

Baca berita terkait