Tuesday, 27 October 2020

Gubernur Puji Kinerja Kapolda dan Densus 88 Anti Teror

post-top-smn
Ilustrasi - terorisme

Ilustrasi – terorisme

Surabaya, SMN – Keberhasilan polisi dalam menangkap dan melumpuhkan kelompok yang diduga kuat terlibat jaringan terorisme di Lamongan dan Tuban mendapatkan apresiasi khusus dari Gubernur Jatim, Soekarwo. Ia memuji kinerja Kapolda Jatim, Irjen Pol Machfud Arifin dan pasukan Detasemen Khusus (Densus) 88 Nati Teor yang berhasil melumpuhkan dan menangkap terduga teroris di Jatim.

Urusan security dan intelejen ini memang tidak bisa dibuka semua. Tapi saya sangat mengapresiasi Kapolda dan Densus telah bekerja yang luar biasa. Memang sebagian menurut (informasi) sementara ini memang beberapa kelompok ini ada di Jatim,” jelas Pakde Karwo, sapaan akrab gubernur usai Rapat Paripurna di gedung DPRD Jatim, Senin (10/4).

Ia menilai terorisme dan radikalisme adalah problem internasional. “Pada saat Al Qaidah. Semua didesain Amerika dalam rangka itu, setelah tidak jadi musuh. Semua itu adalah war (perang) unutk memperebutkan energy dan penguasaan lahan energy jangka panjang,” ungkapnya.

Pakde menjelaskan, dalam hal terorisme dan radikalisme tersebut, pertarungan yang terjadi lebih pada kelompok sesama agama dan bukan antar agama. “Tindakan antisipasi saat ini yang lebih diperlukan. Tidak pernah ada sukses melalui perjuangan dengan kekerasan. Siapapun yang terlibat harus ditindak,” tegasnya.

Pada akhir pekan lalu, serangkaian aksi dilakukan Densus 88 Anti Teror dibantu Polda Jatim. Pada hari Jumat (7/4) pagi, polisi berhasil menangkap dua orang terduga terorisme. Keduanya ditangkap di Lamongan, Jawa Timur tanpa adanya upaya perlawanan. Kedua terduga terorisme itu sudah diamankan dan kini dibawa Densus 88 ke Mabes Polri.

Sehari setelahnya, Sabtu (8/4), polisi kembali melumpuhkan seorang terduga teroris dan menembak mati lima orang yang juga terduga terlibat terorisme di Tuban. Kronologis penembakan terjadi di kebun jagung di Desa Suwalan, Kecamatan Jenu, Tuban, Sabtu petang. Informasi yang diterima, pelaku berjumlah enam orang tewas dan seorang ditangkap hidup-hidup. (afr/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait