Thursday, 22 October 2020

Godho Batik Satu-satunya Batik Tulis Warna Alam

post-top-smn
Hasil Produksi godho batik gunakan warna alami

Hasil Produksi godho batik gunakan warna alami

Banyuwangi, SMN – Godho Batik yang diproduksi Firman Sauqi yang bertempat tinggal di Perumahan Permata Giri Permai Blok CA – No. 06, RT.004 / RW.VI, Kelurahan Giri Kabupaten Banyuwangi bisa dibilang unik dan memiliki nilai seni tinggi. Karena, dalam melakukan proses pembuatannya membutuhkan waktu yang relatif lama dengan memanfaatkan bahan  baku alam yang sangat jarang dilakukan oleh sejumlah pembatik di tanah air.

Seperti yang dialami oleh sejumlah pembatik pada umumnya, dari tahun ketahun mengalami penurunan generasi penerusnya sebagai pelestari budaya. Namun, pengelola Godho Batik tetap berkomitmen dan terus mencetak kader – kader pembatik agar tidak mengalami kepunahan.

Menurut keterangan Firman ketika ditemui mengatakan, dari warna alamiah yang dihasilkan antara perpaduan bahan baku alam terus dilakukannya sebagai salah satu bentuk “Image” bahwa bahan baku dari alam tidak kalah menariknya jika dibandingkan dengan hasil yang diproduksi dari bahan warna pabrikan.

Mengenai warna yang didapat dari bahan baku alam cenderung hanya memiliki 3 jenis warna. Diantaranya: warna hitam, abu – abu dan coklat. Dengan warna yang khas dan cenderung tidak tetap menjadikan Godho Batik mempunyai ciri khas tersendiri dari warna yang dihasilkan dalam setiap melakukan proses produksi.

Disisi lain, motif baru yang lebih modern juga tetap diproduksinya. Selama ini Godho Batik juga memodifikasi antara motif batik Banyuwangi Klasik dan motif batik kontenporer. Sehingga, motif yang dihasilkan godho batik mempunyai ciri khas tersendiri. Mengenai bahan baku yang disediakan tersedia komplit mulai dari bahan katun, sutra dan  juga terdapat motif corak warna yang beraneka ragam.

Hingga kini, Godho Batik juga melayani pemesanan dari luar daerah Banyuwangi. Terbukti, beberapa agency wisata datang langsung untuk melihat proses produksi pembuatan batik yang dilakukan secara manual oleh sejumlah pekerjanya.(edhi)

post-top-smn

Baca berita terkait