Tuesday, 27 October 2020

Genap Satu Tahun Menjabat, Bupati Ipong Gelar Konferensi Pers

post-top-smn
Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni didampingi istri tercinta saat memberikan sambutan.

Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni didampingi istri tercinta saat memberikan sambutan.

Ponorogo, SMN – Jum’at tanggal 17 Februari 2017 genap satu tahun bupati Ipong Muchlissoni dan wabup Soedjarno menjabat sebagai bupati dan wakil bupati Ponorogo. Dalam kurun waktu tersebut tentu telah banyak pencapaian dalam mewujudkan visi misinya menuju Ponorogo yang lebih maju, berbudaya dan religius. Untuk itu bupati Ipong menggelar konferensi pers Jum’at (17/2) lalu di rumah dinas bupati. Seperti yang sering disampaikan oleh Ipong bahwa pers merupakan pilar penting dalam menjalankan pemerintahan sebagai fungsi kontrol. Jumpa pers ini juga sebagai sarana menyambung tali silaturohmi antara insan pers dan pemerintah kabupaten Ponorogo.

“Dalam kesempatan ini saya ingin mengucapkan terimakasih kepada rekan-rekan media yang telah mendukung saya selama menjabat sebagai bupati Ponorogo. Saya akui peran media sangat besar dalam membantu sosialisasi program-program yang saya lakukan. Meski ada beberapa media yang kurang berimbang dalam hal pemberitaan namun masih saya anggap wajar. Untuk itu sangatlah penting menjalin komunikasi dan silaturohmi serta kerjasama yang baik, “ungkap bupati Ipong didepan semua awak media.

Dalam kesempatan tersebut Ipong memaparkan program-program yang telah dilakukan selama setahun. Diantaranya pembangunan jalan kabupaten yang meningkat dibanding tahun lalu. Meski karena keterbatasan anggaran Ipong tidak dapat berbuat banyak dalam hal perbaikan jalan. Karena anggaran sudah di plot oleh pemerintahan sebelumnya. “Namun ditahun 2017 ini saya berjanji akan fokus pada perbaikan jalan. Dibidang pendidikan kami belum bisa menyediakan dana BOS yang jumlahnya begitu besar namun kami berusaha memberikan beasiswa bagi siswa kurang mampu yang berprestasi, “imbuh Ipong. Capaian lain selama setahun pemerintahan Ipong Djarno adalah menurunnya angka kemiskinan meski hanya sedikit. Namun yang membuat keprihatinan adalah meningkatnya angka pengangguran. “Oleh karena itu program saya 300 juta setahun hendaknya bisa mengurangi pengangguran dengan padat karya, “kata Ipong.

Ketika ditanya wartawan terkait rencana pembangunan kampung reyog Ipong menjawab bahwa tahun ini sudah mulai dilaksanakan. Dengan total anggaran 60-90 milyar, kampung reyog akan dibangun dilahan seluas enam hektar di tambakbayan.Ipong berharap dengan adanya kampung reyog nanti akan menjadi icon bagi kota Ponorogo dan bisa meningkatkan perekonomian masyarakat. Sehingga tekad untuk menjadikan Ponorogo lebih maju berbudaya dan religius dapat terwujud. (Any/wid)

post-top-smn

Baca berita terkait