Thursday, 29 October 2020

Gelar Pawai Sepeda Hias, Usung Pelestarian Budaya

post-top-smn

Penampilan peserta pawai kendaraan hias di Ngawi pada Minggu (19/8).

Ngawi, SMN – Perayaan Kemerdekaan RI ke-73 di Ngawi dilakukan dengan meriah. Setelah menggelar karnaval, di Ngawi juga dilaksanakan pawai sepeda hias pada Minggu (19/8). Selain diikuti sekolah setingkat SD dan SMP, pawai ini juga diikuti organisasi perangkat daerah yang ada di Ngawi. OPD mengusung tema sesuai program andalan atau  tugas pokoknya, sementara sekolah- sekolah menampilkan tema-tema budaya.

Seperti misalnya MIN 6 yang ada di Ngronggi, Desa Grudo, Kecamatan Ngawi, mengusung tema penthul melikan. Sepeda-sepeda yang dipakai siswa mereka, dihias cantik dengan gambaran topeng sebagai ciri khas tarian asal Dusun Melikan, Desa Tempuran, Kecamatan Paron ini. “Penthul melikan sendiri merupakan tarian yang harus dilestarikan dan asli dari Ngawi,” ujar Nayla, salah satu peserta pawai.

Selain tema tari penthul melikan yang banyak diurung, tema pelestarian budaya juga dibawa peserta lain seperti petilasan Srigati di Alas Ketonggo, peninggalan gading purba di museum Trinil atau  Benteng Van den Bosch yang bersejarah.

Pawai sepeda dan kendaraan hias ini merupakan salah satu agenda rutin tahunan yang ditunggu masyarakat Ngawi. Selain penasaran dengan tema-tema yang diusung, dandanan yang dipakai peserta dan kreatifitas menghias sepeda juga ditunggu-tunggu penonton. (ari)

 

post-top-smn

Baca berita terkait