Sunday, 24 January 2021

Festival Rajabiyah BTQ di Tingkatan SD

post-top-smn

2017-05-01-23-45-53-1649047084-1 Pasuruan, SMN – Mengulas dalam kesuksesan Kabupaten Pasuruan untuk Baca Tulis Al Qur’an di Tahun sebelumnya, Pemerintah Kabupaten Pasuruan melalui Dinas Pendidikan kini kembali menggelar Festival Rajabiyah BTQ (Baca Tulis Al Qur’an) di Tingkatan Sekolah Dasar (SD) se-Kabupaten Pasuruan di Tahun 2017 ini.

Festival Rajabiyah BTQ tersebut telah diselenggarahkan tepatnya di GOR Sasana Krida Anoraga Raci Bangil, pada hari Kamis (20/04), dan kegiatan tersebut telah dibuka langsung oleh Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf.

Iswahyudi, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan menjelaskan, dari berjumlah peserta yang telah mengikuti Festival Rajabiyah tahun 2017 ini sebanyak 480 anak, di mana peserta akan mengikuti 6 cabang perlomba, diantaranya untuk perlombaan tersebut adalah Lomba Tilawatil Qur’an, Tartil, Takhfidul Qur’an, Khitobah atau Pildacil, Kaligrafi dan Lomba Seni Klasik Al Banjari.

Iswahyudi berharap untuk peserta agar bisa memenangkan perlombaan tersebut, supaya nantinya bisa menjadi wakil kontingen Kabupaten Pasuruan di dalam Event-event bertaraf regional maupun nasional.

“Kita akan mulai dari anak-anak, memang dalam perlomba ini kami sengaja kita cari bakat-bakat muda yang berpeluang menjadi Qori’ atau Takhfidz Qur’an supaya nantinya bisa membawa nama harum Kabupaten Pasuruan di kancah yang lebih tinggi,” tegasnya.

Lebih lanjut, untuk pelaksanaan Festival Rajabiyah ditingkatan SD  disetiap jenis cabang diselenggarahkan di tempat yang berbeda. Dan untuk Al Banjari diselenggarahkan di dalam GOR, sedangkan kaligrafi di area luar GOR Raci. Begitu juga dengan Lomba Tilawatil Qur’an dilaksanakan di Majid Baytul Maslahat, kalau Lomba Tartil, Pildacil, Tahfidz diselenggarahkan di Gedung Dinas Pendidikan Kabupaten Pasuruan Lantai 3. Selama pelaksanaan lomba, Iswahyudi pun telah suda menyiapkan hadiah, serta sertifikat, piala dan uang pembinaan kepada dimasing-masing pemenang.

“Seluruh perlombaan kita laksanakan selama dua hari berturut-turut, dengan harapan dapat efektif dan memberikan nafas untuk Kabupaten Pasuruan dan  buat para peserta dan yang akan menilai setiap penampilan peserta adalah dewan juri,” imbuhnya.

Disisi lain, Bupati Irsyad dalam sambutannya mengucapkan terima kasih kepada semua pihak, utamanya penggagas BTQ Kabupaten Pasuruan yang telah berkontribusi dalam mengajak anak-anak setingkat SD untuk mengenal dunia baca tulis Al Qur’an.

“Saya sangat merasa bangga memiliki banyak orang yang sangat luar biasa yang telah menggiatkan cinta Al Qur’an kepada anak-anak sejak dini, sehingga dampaknya adalah akan menguasai dalam baca tulis Al Qur’an yang akan semakin baik dan sempurnah. Apalagi untuk perubahan dalam membaca Al Qur’an di Sekolah-sekolah dalam progam Mata Tambahan dari jam ke-0, sehingga bisa membudayakan para siswa untuk baca tulis Al Qur’an disetiap harinya,” tuturnya.

Dari pantuan Media SMN di lapangan, Bupati Irsyad Yusuf telah memberikan penghargaan kepada 4 orang yang telah berjasa dalam memajukan BTQ di Kabupaten Pasuruan, adalah Muriyat selaku penggiat muatan local wajib BTQ Kabupaten Pasuruan, Rokhani  Siswanto juga Rois sebagai Guru Senior BTQ, dan Basori Alwi sebagai guru terpencil muatan local BTQ di Kecamatan Tosari yang notabene didominasi oleh umat Hindu. (Pur)

post-top-smn

Baca berita terkait