Tuesday, 1 December 2020

DPRD Ponorogo Rakor Bersama Bupati dan SKPD

post-top-smn
Ketua DPRD Ponorogo H. Ali Mufhti saat memberikan sambutan.

Ketua DPRD Ponorogo H. Ali Mufhti saat memberikan sambutan.

Ponorogo, SMN Dalam menyeimbangkan perbedaan persepsi antara Legeslatif dan Eksekutif demi terciptanya keharmonisan hubungan antara keduanya serta untuk kemajuan kabupaten Ponorogo ke depan, DPRD mengadakan koordinasi dan konsultasi program kerja, baik dari DPRD maupun Bupati yang didalamnya ada SKPD bertempat di ruang rapat Paripurna pada hari Senin 11/4 kemarin.

Hadir dalam kesempatan ini ketua DPRD Ponorogo H.Ali Mufthi, Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni, Sekertaris Daerah Ponorogo Agus Pramono, semua SatKer dan Segenap undangan yang hadir.

Dalam sambutannya Ketua DPRD Ponorogo, H. Ali Mufhti, Sag. membeberkan, hubungan eksekutif dan legislatif harus baik dan harmonis, demi masa depan Ponorogo, dan pihaknya juga akan mendukung semua program Pemerintah Daerah selama berpihak kepada masyarakat Ponorogo, dan tahun ini pihaknya juga akan segera menyelesaikan PROLEGDA,” Tahun ini kami akan menyelesaikan PROLEGDA, target kami ada 8 PROLEGDA,” katanya.

Menurutnya, Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPDKabupaten Ponorogo, sudah cukup bagus namun hal tersebut akan dikonsultasikan dengan pihak akademisi sebagai tim ahli dan membahasnya secara matang dengan anggota Dewan.

Undangan yang hadir

Undangan yang hadir

Sementara itu dalam kesempatan ini Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni dalam pidatonya mengklaim, pihaknya sebagai pemerintah daerah siap dalam usaha membangun Ponorogo yang Berkemajuan, Organik dan Religius, “Kami sebagai pemerintah daerah siap membangun Ponorogo yang maju, organik dan religious sesuai dengan visi dan misi Ponorogo,” paparnya.

Lebih lanjut, pihaknya juga berharap agar semua elemen bekerja keras agar cita-cita dan kemajuan Ponorogo kedepan tercapai,” Kami meminta seluruh elemen pemerintah daerah dalam hal ini SKPD-SKPD yang ada harus berusaha maksimal dalam memenuhi target yang telah di tetapkan, syukur kalau dapat melebihi target, dan kami juga meminta DPRD mendukung program pemerintah dan menjadi pengontrol jalannya pemerintahan di Ponorogo”, harap Ipong.

Sementara itu masih ditempat yang sama ,Kepala Badan Kepegawaian Daerah Ponorogo Syaifur juga mengatakan,Untuk mengisi kekosongan jabatan eselon II BKD Ponorogo sudah mempersiapkan nama yang nanti akan di usulkan. “Ada 12 jabatan eselon II yang masih kosong , kami sudah mempersiapkan nama yang nanti akan kami pertimbangkan dan akan kami usulkan kepada Bupati”, jelentereh Syaifur. (wied/adv)

post-top-smn

Baca berita terkait