Sunday, 29 November 2020

Distribusi Beras Sejatera Rakyat Miskin di Kab. Pasuruan Sebanyak 109.031 Warga

post-top-smn
Wabup Gagah saat membuka Sosialisasi Program Rastra Kabupaten Pasuruan

Wabup Gagah saat membuka Sosialisasi Program Rastra Kabupaten Pasuruan

Pasuruan,  SMN – Pemerintah Kabupaten Pasuruan yang telah mempercayakan kepada Dinas Sosial, Pemerintahan telah mulai menyalurkan Beras Sejahtera (Rastra) Tahun 2017 kepada 109.031 Warganya, Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Penyaluran tersebut diserahkan oleh Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha, di Pendo nyaweji Ngesti Wenganing Gusti Pemkab Pasuruan, sebagai pengganti Raskin (Beras Miskin) yang disebut progam Rastra, Kamis 20-04-2017. Sebanyak 120.004 Rumah Tangga Sasaran Penerima Manfaat (RTSPM) yang telah menerimanya.

Bambang Hariyanto, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Pasuruan menjelaskan, jumlah penerima raskin tahun ini lebih meningkat bila dibanding dengan jumlah penerima tahun yang lalu, dan untuk tahun yang lalu mencapai 10.973 KPM. Itu artinya lebih meningkat yang disebabkan perubahan data penerima seperti meningkatnya status sosial, penerima yang meninggal dunia, atau pindah tempat tinggal.

“Kalau kita mengkalkulasikan, berarti ada peningkatan status social, atau secara luas meningkatnya kesejahteraan masyarakat diwilayah Kabupaten Pasuruan,” jelas Bambang.

Lebih lanjut Bambang menambahkan, untuk warga yang menerima beras raskin disetiap KPM adalah sebanyak 15 kg yang dibagikan disetiap bulannya, yaitu mulai bula Januari-Desember 2017. Dan para penerima raskin harus membeli beras tersebut dengan harga Rp 1600 disetiap kilo gramnya, sehingga total yang dibayarkan untuk mendapat 15 kg beras miskin sebesar Rp 24.000.

Maka dari itu, untuk para penerima tak perlu khawatir tentang pendistribusian, lantaran pihaknya telah menyiapkan 4 petugas di semua 365 desa dan kelurahan se-Kabupaten Pasuruan.

“Kami pastikan semua petugas dapat menyalurkan raskin sesuai dengan enam tepat, yaitu tepat sasaran, tepat jumlah, harga, tepat waktu dan tetap administrasi. Jadi titik-titik pendistribusiannya nanti bisa melalui balai desa atau lokasi yang telah disepakati bersama dan yang telah disiapkan,” pungkasnya.

Sementara itu, Wabup Gagah saat membuka Sosialisasi Program Rastra Kabupaten Pasuruan berharap melalui program raskin ini akan mempunyai andil besar dalam menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Pasuruan sebagaimana target yang ditetapkan dalam RPJMD Kabupaten Pasuruan tahun 2013-2018 yang mencapai sebesar 9,25%, sehingga pemerataan pembangunan manusia untuk mewujudkan visi menuju Kabupaten Pasuruan sejahtera dan maslahat, dapat tercapai dan terwujut,” tegas Gagah.

Ditegaskannya, selama ini untuk pelaksanaan progam rastra masih tak lepas dari berbagai permasalahan dan hambatan juga kendala. Dibutuhkan itikad yang baik dan dukungan untuk seluruh komponen tim koordinasi rastra tahun 2017 mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan maupun pelaksana distribusi harus ditingkatkan, yang ada di desa dan kelurahan untuk dapat meningkatkan kualitas manajemen pendistribusian, monitoring dan pengawasan serta evaluasi pelaksanaan distribusi rastra tahun 2017.

Sehingga Rastra dapat diterima oleh rumah tangga dan tepat sasarannya  sesuai dari sisi jumlah, mutu, harga, ketepatan waktu juga administrasinya.

“Atas nama Pemerintah kami mohon maaf kalau masih ada kendala khususnya di bidang penyaluran rastra. Untuk kedepan, kita akan melakukan revisi dan up-date data RTS-PM, karena sudah lama data stagnan sehingga butuh pemutakhiran data,” jelasnya. (Pur)

post-top-smn

Baca berita terkait