Sunday, 27 September 2020

Dispenda Kabupaten Madiun Adakan Pembinaan Petugas Pemungut PBB –P2 di Kecamatan Saradan

post-top-smn
Kabid Perencanaan  Dispenda Kabupaten Madiun Budi Muradno, S.Sos bersama Komisi C DPRD Kabupaten Madiun  Joko Danramil Saradan Serta Kapolsek Saradan Saat Sosialisasi Petugas Pemungut PBB P2 Tahun 2016

Kabid Perencanaan Dispenda Kabupaten Madiun Budi Muradno, S.Sos bersama Komisi C DPRD Kabupaten Madiun Joko Danramil Saradan Serta Kapolsek Saradan Saat Sosialisasi Petugas Pemungut PBB P2 Tahun 2016

Madiun, SMN – diruang rapat kecamatan saradan  Dispenda Kabupaten Madiun pada tanggal 19 september 2016 telah mengadakan pembinaan dan sosialisasi petugas pemungut pajak PBB – P2 tahun 2016, hal ini dilakukan di masing – masing kecamatan seKabupaten Madiun, untuk saat ini  Dispenda Kabupaten Madiun melaksanakannya di Kecamatan Saradan.

Peserta pelaksanaan pembinaan dan sosialisasi pajak PBB – P2 tahun 2016 di Kecamatan Saradan ini adalah 3 orang perwakilan dari masing – masing desa se Kecamatan Saradan diantaranya desa Bajulan, desa Sukorejo, desa Sugihwaras, desa Bandungan, desa Pajaran, desa Kluntak, desa Sumbersari, desa Bener, desa Tulung, desa Sambirejo, desa Sumber Bendo, dan desa Klagon.

Adapun narasumber yang hadir dalam pelaksanaan pembinaan dan sosialisasi ini adalah, Budi Muratno S.Sos kabid perencanaan  Dispenda Kabupaten Madiun, Kapolsek Saradan, perwakilan Kecamatan Saradan, dan Ramil Saradan, Joko Komisi C DPRD Kabupaten Madiun dan perwakilan dari kejaksaan Madiun.

Kepala  Dispenda Kabupaten Madiun Indra Setiyawan SE, MS, melalui kabid perencanaan Budi Muratno S.Sos telah menyampaikan tujuan diadakannya pembinaan dan sosialisasi pajak PBB – P2 tahun 2016 ini, agar para pembayar wajib pajak PBB – P2 tahun 2016 ini jangan sampai terjadi keterlambatan atau jatuh temponya habis per 30 september 2016. Karena di tahun 2015 kemarin diwilayah Kecamatan Saradan ada beberapa desa yang mengalami keterlambatan pembayarannya, sampai jatuh tempo nya habis masih belum lunas. Bahkan sampai sekarang masih ada yang mempunyai tunggakan pembayarannya wajib pajak tersebut. Diantaranya yang nunggak pembayarannya : desa Sambirejo 17 juta, desa Ngepeh 7,9 juta, desa Tulungrejo 4,5 juta, desa Bongso Potro 1,7 juta, dan desa Sidorejo 915.000.

Dengan adanya kejadian ini maka  Dispenda Kabupaten Madiun bekerja sama dengan petugas penegak hokum untuk ikut serta memberikan pembinaan dan sosialisasi, agar jangan sampai terjadi dan terulang kembali penunggakkan pembayaran PBB – P2 ini.

Dalam pelaksanaan kegiatan pembinaan dan sosialisasi PBB – P2 tahun 2016 di Kecamatan Saradan ini, para narasumber telah memberikan penegasan kepada para petugas pemungut pajak PBB – P2 ini agar jangan sampai terjadi penunggakan kembali, maka untuk mempertegas dan bisa terpenuhi target pajak PBB –P2 tahun 2016 ini, kepala desa dan petugas pemungut pajak telah diberikan surat pernyataan kesanggupan memungut pajak PBB – P2 tahun 2016, tepat waktu dalam jatuh temponya per tanggal 30 september 2016 sudah lunas 100%, apabila tidak memenuhi targetnya 100% maka akan diberi sanksi tegas, yaitu wajib lapor dikantor polsek Saradan, hal ini juga berlaku di wilayah kecamatan lainya, surat pernyataan ini di tanda tangani kepala desa dan petugas pemungut pajak PBB – P2 di desa masing – masing , bagi desa yang sudah lunas sebelum jatuh tempo berakhir tanggal 30 september 2016, akan di berikan bonus 5% dari total jumlah pajak PBB – P2 di desa itu. (sy)

post-top-smn

Baca berita terkait