Wednesday, 21 October 2020

Diguncang Isu Penculikan Anak, Warga Ngawi Jadi Sensitif

post-top-smn
Polisi turun ke lokasi Taman Candi

Polisi turun ke lokasi Taman Candi

Polisi Diberi Laporan Palsu, Gelandangan Perempuan Dilempari

Ngawi, SMN – Walau belum terbukti kebenarannya, namun isu penculikan anak merupakan salah satu kabar yan cepat merebak dan memantik emosi masyarakat. Hal ini bahkan membawa korban seorang gelandangan perempuan yang terluka akibat dilempari batu saat diusir warga.

Pada Rabu, 22 Maet 2017, sepasukan polisi dari Polsek Ngawi Kota juga menerima laporan mengenai adanya anak yang diculik di sekitar Taman Candi, Desa Kartoharjo Kecamatan Ngawi. Namun sesampai di tempat, ternyata hanya isapan jempol belaka. Usut punya usut, informasi berasal dari salah satu warga yang agak terganggu kesehatan jiwanya.

Sementara itu, Kamis (23/3) seorang perempuan berusia sekitar 52 tahun juga ditemukan berdarah-darah dengan luka di kepala. Luka itu diduga didapat perempuan tak dikenal tersebut lantaran dirinya dicurigai akan mencelakai atau menculik anak-anak.

Ganasnya isu penculik anak menyaru sebagai gelandangan atau orang gila membuat warga sangat sensitif. Perempuan paruh baya ini diduga gelandangan yang agak kurang waras, saat mendekati anak-anak dia diteriaki penculk dan diusir beramai-ramai keluar kampung. “Saat digiring itu pun kepalanya sudah ada luka, kami tidak tahu dari mana luka-lukanya itu,” ujar Edi, salah satu warga Klitik.

Polisi pun turun ke lokasi dan mengamankan perempuan tersebut. Korban dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawan medis sementara petugas kepolisian terus mengusut kasus ini. (ari)

post-top-smn

Baca berita terkait