Thursday, 1 October 2020

Desa Pranggang Sentra Koi Kediri

post-top-smn
Desa Pranggang

Desa Pranggang, Kecamatan Plosoklaten, Kab. Kediri

Kediri, SMN – Desa Pranggang merupakan salah satu desa yang terletak di wilayah Kecamatan Plosoklaten Kabupaten Kediri (± 13 Km arah timur Monumen Simpang Lima Gumul Kediri).

Desa ini terletak di Barat Laut Gunung Kelud yang memiliki beberapa sumber air yang debit airnya cukup besar dan sepanjang tahun tidak pernah surut.

Meskipun di musim kemarau sumber air di Desa Pranggang tetap mengalirkan air, diantaranya adalah Sumber Complang dan Sumber Songo. Tutur Imroatul Afifah Jurnalis SMAN 1 Plosoklaten.

Selain dua sumber air besar tersebut ada salah satu sumber air yang biasa digunakan untuk mencuci dan mandi masyarakat sekitar adalah Sumber Dawung.

Debit sumber air ini relatif lebih kecil dibanding Sumber Complang atau Sumber Songo akan tetapi sumber airnya sangat jernih dan cocok untuk objek wisata pemandian.

Pada mulanya masyarakat Desa Pranggang bermata pencaharian sebagai petani atau buruh tani tanaman hortikultura (perkebunan).

Akan tetapi pada tahun 2008 beberapa petani Desa Pranggang berinisiatif untuk memaksimalkan manfaat ketersediaan air bersih yang melimpah dari 2 (dua) sumber air di Desa Pranggang tersebut.

Akhirnya beberapa petani menjatuhkan pilihannya kepada usaha bidang perikanan. Salah satu usaha budidaya ikan tersebut adalah budidaya Ikan Koi. Bak gayung bersambut usaha tersebut mendapatkan dukungan dan bimbingan Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Kediri.

Seiring dengan prospek dan prestasi yang semakin baik dari hasil usaha budidaya ikan Koi tersebut maka semakin banyak pula petani lain yang beralih menjadi pembudidaya ikan Koi. Akhirnya sampai saat ini Desa Pranggang terkenal sebagai Sentra Budidaya Ikan Koi terbesar di Kabupaten Kediri. Kata Afifah.

Pada tahun 2009 Pembudidaya Ikan Koi berinisiatif dan bermusyawarah untuk merencanakan mendirikan suatu kelompok khusus untuk pembudidaya ikan hias.

Akhirnya pada April 2009 disepakati memilih dan menetapkan nama Kelompok Pembudidaya Ikan (Pokdakan) yaitu “Pranggang Koi Club“. Selanjutnya pada tahun 2013 atas hasil musyawarah anggota berganti nama menjadi “Pranggang Koi Farm”. Terang Afifah.

Karena saat ini sudah banyak anggota yang berhasil dan meningkat penghasilan dan strata ekonominya, sehingga desa Pranggang menjadi salah satu desa paling maju di bidang Ikan Hias khususnya Ikan Koi di Kabupaten Kediri.

Prestasi kualitas ikan Koi yang berasal dari Desa Pranggang telah terbukti dengan beberapa kali memperoleh hadiah kejuaraan baik di tingkat Regional, Nasional maupun Internasional.

Dalam kontes Ikan Koi yang diselenggarakan oleh APKI (Asosiasi Pecinta Koi Indonesia) dan Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Dinas Perikanan dan Kelautan Kab/Kota yang ada di Indonesia.

Hal ini menunjukkan bahwa Ikan Koi Desa Pranggang tidak kalah bagusnya dengan ikan – ikan Koi yang berasal dari daerah lain maupun Ikan Koi hasil impor.

Dalam hal pemasaran para pembudidaya Ikan Koi di Desa Pranggang tidak banyak mengalami kesulitan, baik untuk Pasar Lokal, Regional maupun Nasional.

Hal ini disebabkan para konsumen dari berbagai Kota di Indonesia sebagian besar sudah mengenal kualitas Koi di Desa Pranggang khususnya produksi Pranggang Koi Farm (PKF). Selain itu di Desa Pranggang juga sudah ada fasilitas Depo Pemasaran Ikan Hias Kabupaten Kediri.

Apalagi dengan berkembangnya teknologi telekomunikasi dan Informatika para pembudidaya maupun pembeli juga sudah biasa melakukan transaksi online melalui media sosial maupun internet.

post-top-smn

Baca berita terkait