Sunday, 27 September 2020

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.SC Hadiri Paripurna DPRD tentang pengesahan Perubahan APBD tahun anggaran 2016

post-top-smn
Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc mengesahkan dan menandatangani ranperda menjadi Perda

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc mengesahkan dan menandatangani ranperda
menjadi Perda

Trenggalek, SMN – DPRD Trenggalek menggelar sidang paripurna tentang pengesahan Perubahan APBD tahun anggaran 2016, Rabu 21 September 2016. Sidang yang digelar di ruang paripurna ini dapat dilaksanakan setelah peserta sidang memenuhi kuorum rapat sesuai dengan tatib DPRD. Paripurna DPRD dengan agenda pengesahan Perubahan APBD ini dipimpin oleh Guswanto Wakil ketua DPRD dari Fraksi PDIP. Sidang tersebut dibadiri Bupati Trenggalek, Dr Emil Elestianto Dardak, M.Sc, beberapa pejabat dilingkup Pemkab Trenggalek, organisasi vertikan, organisasi wanita maupun undangan lainnya. Sidang ini diawali dengan pembacaan laporan Banggar DPRD yang disampaikan oleh, Drs Agus Cahyono. Disampaikan oleh Agus bahwasanya dalam APBD tahun anggaran 2016 ini Trenggalek mengalami devisit anggaran. Devisit anggaran ini lebih dikarenakan juga terjadinya devisit anggaran di pusat.

Sehingga ada pengurangan dana DAK dan dana bagi hasil pajak pusat ke daerah. Sehingga kedepannya pasti akan ada perubahan kegiatan yang telah direncanakan maupun ada re-sceduling kegiatan yang dianggap penting. Banggar mengharapakan kepada semua pihak pemakluman terhadap kondisional ini. Banggar DPRD meminta kepada Pemerintah Daerah untuk segera mendata ulang agenda-agenda pemerintah yang sudah direncanakan. Sehingga dengan keterbatasan anggaran ini dapat dipilah mana-mana kegiatan yang urgent dan haus dilaksanakan dan man kegiatan yang dapat ditunda pelaksanaannya.

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc saat memberikan sambutandi sidang Paripurna

Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.Sc saat
memberikan sambutandi sidang Paripurna

Setelah melakukan pembahasan bersama dengan eksekutif, akhirnya disepakati bersama adanya perubahan APBD. Adapun realisasi perubahan anggaran tahun 2016 ini, pendapatan Rp. 1.625.820.592.043,00, sedangkan anggaran belanja Rp. 1.857.038.510.662,59, terjadi defisit anggaran Rp 231.217.918.619,59. Total penerimaan pembiayaan Rp. 234.217.918.619,59, sedangkan pengeluaran pembiayaan Rp. 3.000.000.000,00. Sehingga pembiayaan netto Rp. 231.217.918.619,59. Diharapkan oleh Badan Anggaran DPRD setelah dilakukannya pembahasan bersama dengan eksekutif, Ranperda Perubahan APBD tahun 2016 ini bisa disahkan menjadi Peraturan Daerah.

Usai dilakukan pemaparan oleh badan anggaran, sekretaris DPRD Drs. Abu Mansur, membacakan draft Peraturan Daerah untuk di paparkan dan disetujui atau tidak menjadi peraturan daerah. Dalam sidang paripurna tersebut disepakati oleh peserta sidang draft ranperda ini disahkan menjadi peraturan daerah. Usai disepakati, untuk pengesahan dilakukan penandatanganan oleh Bupati dan segenap unsure pimpinan DPRD.

Dalam sambutannya Bupati Trenggalek, Dr. Emil Elestianto Dardak, M.SC. menyampaikan “kita patut bersyukur Ranperda Perubahan APBD, hari ini disepakati menjadi peraturan daerah. Dengan telah disepakatinya ranperda ini untuk dijadikan peraturan daerah, kami akan sesegera menyampaikan draft peraturan daerah ini kepada Gubernur. Semoga ranperda ini segera dipelajari Gubernur dan tidak ada koreksi-koreksi, sehingga peraturan daerah ini dapat segera dilaksanakan”, pungkas bupati. (hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait