Saturday, 26 September 2020

Bupati Syahri Dampingi Tim Inovasi Pelayanan Publik 2016 Kunjungi RSUD dr Iskak

post-top-smn
Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, M.Si mendampingi Tim Inovasi Pelayanan Publik 2016 mengunjungi RSUD dr Iskak

Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, M.Si mendampingi Tim Inovasi Pelayanan Publik 2016 mengunjungi RSUD dr Iskak

Tulungagung, SMN Tim panitia Pelayanan Public (PSC) Pusat pada hari Senin, 21 Maret lalu, mengunjungi rumah sakit Dr Iskak Tulungagung guna menyaksikan pelayanan kegawat daruratan (Intalasi Gawat Darurat Modern/Instagram) yang dilaksanakan oleh rumah sakit plat merah.

Dalam kunjungan yang bertujuan untuk melakukan penilaian pelayanan yang di laksanakan RSUD kepada masyarakat kabupaten Tulungagung dan sekitarnya, timn penilai yang berjumlah 8 orang terdiri dari tim panel 3 orang kemenpan, RB 4 orang dan biro organisasi propinsi jawa timur di damping Bupati Tulungagung Syahri Mulyo, SE, M.Si dan Wakil Bupati Tulungagung Drs, Maryoto Birowo, MM, juga Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Ir. Indra Fauzi MM, anggota komisi C, DPRD Tulungagung dan dinas lintas sektoral lingkup Pemkab Tulungagung.

Tim penilai dan rombongan begitu tiba di RSUD dr Iskak Tulungagung di terima langsung oleh pihak Rumah Sakit milik pemerintah ini, di sela- sela kunjunganya tim ini oleh Direktur Rumah Sakit dr. Iskak di ajak keliling melihat pelayanan di ruang intalansi gawat darurat, mulai dari ruang Red Zona (Gawat dan Darurat), ruang Yellow Zona (tidak gawat tetapi darurat), ruang Grean Zona (tidak gawat dan tidak darurat), serta ruang TEMS (Tulungagung Emergensi Medical Servis).

Untuk di ketahui kompetisi inovasi pelayanan public tahun 2016 ini di ikuti sekitar 1500 lembaga pelayanan se Indonesia, Kabupaten Tulungagung dalam kompetisi ini mengikutkan dua lembaga yaitu RSUD dr. Iskak dan SMKN 3 Boyolangu, setelah di lakukan seleksi akhirnya RSUD dr. Iskak masuk dalam nominasi 99 lembaga yang terpilih untuk mengikuti seleksi selanjutnya.

“Nantinya sebagai tahap akhir kompetisi inovasi pelayanan public ini akan di ambil sekitar 30 lembaga pelayanan tingkat nasional”, ungkap Syahri Mulyo. (hms/adv/rud)

post-top-smn

Baca berita terkait