Friday, 25 September 2020

Bupati Siap Jadi Marketing, Siap Genjot Produk Lokal, Agar Diminati

post-top-smn
Bupati Jember, dr Faida menandatangani prasasti

Bupati Jember, dr Faida menandatangani prasasti

Jember, SMN – Bupati Jember, dr Faida telah memberikan sinyal dan lampu hijau dan siap jadi marketing, kepada para pengusaha mulai dari mikro, kecil, menengah dan besar untuk ikut berpacu mengenjot pemberlakuan produk lokal.

Walaupun Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember sudah punya dua Perusahaan Daerah (Perusda) yaitu Perusahaan Daera Perkebunan (PDP) Kahyangan dan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), Bupati masih tetap optimis untuk meningkatkan penjualan produk lokal lebih diminati.

Jember Produk Lokal 2 melihat siswa membuat kreasi kaos

Jember Produk Lokal 2 melihat siswa membuat kreasi kaos

Sebab keberadaan dua Perusda tersebut juga dapat memberikan nilai income yang tinggi kepada Pemkab Jember, disamping dari para pelaku usaha asli Jember.

“Ini sangat penting, terutamanya untuk peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Jember. Saya juga meminta kepada seluruh masyarakat Jember untuk memprioritaskan penggunaan produk asli daerah yang diproduksi oleh dua Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut atau perusahaan lainnya yang asli Jember”, bebernya kepada awak media, beberapa waktu yang lalu.

Bupati Faida, telah membuat sebuah gerakan membeli produk lokal. Dan ini sudah sesuai dengan 22 janji kerja dari Bupati dan Wakil Bupati Jember yaitu yang akan menjadi marketing produk-produk yang dihasilkan oleh perusahaan asal Jember.

“Untuk itulah sudah selayaknya, kami memprioritaskan penggunaan produk yang dihasilkan kedua Perusda tersebut, misalkan dalam rapat kerja dengan SKPD, sudah seharusnya memprioritaskan penggunaan produk daerah seperti air mineral produksi PDAM dan kopi milik PDP Kahyangan, bukan malah konsumsi produk perusahaan swasta dari luar Jember”, jelasnya.

Jika kemudian produk milik BUMD tersebut sudah dikenal luas dan berkembang, maka Bupati juga ikut mempromosikan produk daerah milik perusahaan swasta asal Jember.

“Saya sangat yakin jika seluruh produk milik BUMD langsung saya promosikan, maka produk tersebut akan semakin dikenal luas oleh masyarakat diluar Kabupaten Jember”, ungkapnya.

Bupati Jember, dr Faida melihat hasil kreasi kaos

Bupati Jember, dr Faida melihat hasil kreasi kaos

Gerakan membeli produk lokal juga didukung Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil Menengah (Diskop UMKM) Kabupaten Jember, yang telah menintensifkan pelatihan UMKM guna mendukung pengembangan produk olahan lokal.

“Sekarang ini Diskop UMKM telah ikut dalam pengembangan produk lokal. Dari datanya, ada sebanyak 3 ribu lebih UMKM binaannya sekarang ini tengah menjalani sejumlah pelatihan-pelatihan agar lebih mahir dalammenjalankan sebuah usaha”, paparnya.

Faida sempat mengatakan jika UMKM yang diberikan pelatihan oleh Diskop UMKM itu banyak yang bergerak dibidang olahan makanan dan minuman lokal. Beberapa pelatihan kata Faida sudah dimulai sejak beberapa pekan lalu, guna perbaikan dan peningkatan kualitas dari produk olahan lokal tersebut. (atk/hms)

post-top-smn

Baca berita terkait