Friday, 4 December 2020

Bupati Pasuruan Panen Jagung Hibrida Bersama Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementrian RI

post-top-smn

2017-05-09-14-03-37-410379302 Pasuruan, SMN – Bupati Pasuruan, HM Irsyad Yusuf dan Dirjen Sarana dan Prasarana Pertanian Kementerian Pertanian RI, Pending Dadih Permana pada Hari Selasa telah memanen Jagung jenis hibrida di Desa Sladi, Kecamatan Kejayan, Kabupaten Pasuruan.

Kegiatan Panen Jagung tersebut dilakukan di lahan sawah yang siap panen dan lahan sawah tersebut miliknya swadaya masyarakat dengan seluas 10 hektar, selain mereka berdua yang melakukan panen, dan dalam kegiatan tersebut juga dihadiri dari beberapa pejabat yang ikut memanen jagung hibrida, diantaranya Achmad Nur Falaqih selaku Kabid Produksi Tanaman Pangan Dinas Pertanian Jawa Timur, Wakil Bupati Pasuruan, Riang Kulup Prayudha, Ketua DPRD, Sudiono Fauzan, Kapolres Pasuruan, AKBP Muhammad Aldian, Dandim 0819 Pasuruan, Letkol Inf Soegiyatmono, serta Kepala Dinas Pertanian, Ihwan.

Menurut Ihwan, untuk total lahan persawahan milik swadaya masyarakat dengan seluas 52 hektar, di mana dari jumlah lahan ersawahan tersebut dengan seluas 10 hektar yang sudah bisa  dipanen, dan untuk sisanya menunggu dalam beberapa hari lagi.

“Kebetulan sekali yang bisa di panen hanya 10 hektar saja, sehingga para petani mengundang Bupati untuk memanen jagung dan untuk menanam jagung tersebut para petani menanam sejak 3 bulan yang lalu,” jelas Ihawan.

Lebih lanjut, untuk panen yang dilakukan oleh masyarakat masih belum dilakukan dalam panennya. Dan baru memulai dalam penanaman benih jagung hibrida yang merupakan bantuan dari APBN (Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara) melalui Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur. Seluruh benih jagung bantuan dari APBD akan disebar di lahan seluas 6500 hektar se-Kabupaten Pasuruan.

“Bantuan ini disalurkan melalui dana dekon Dinas Pertanian Propinsi Jawa Timur, di mana dari 6500 hektar tersebut terbagi menjadi 5000 hektar yang akan ditanam di lokasi tanaman pangan dan 1500 hektar di lokasi perkebunan. Khusus untuk 1500 hektar areal perkebunan suda tersebar tapi hanya di wilayah Kecamatan Nguling sebesar 1000 hektar dan untuk Kecamatan Grati hanya 500 hektar sehingga sesuai dengan keinginan Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf dengan hal ini agar bisa mengurangi disparitas atau kesenjangan di wilayah barat dan timur,” imbuhnya.

Ditambahkannya, bantuan benih tersebut telah sudah sampai di tangan dan diterima oleh para kelompok petani juga siap untuk ditanam. Jelas Ihwan, dan selain bantuan benih jagung, pihaknya juga menerima bantuan berupa alat-alat pertanian seperti 30 unit traktor dua dua, 20 unit pompa air, 44 unit handsprayer, 20 unit transplater, serta 15 unit traktor rotani.

“Kalau bantuan dari APBD Kabupaten Pasuruan, kita mengalokasikan dalam pembelian berupa 16 unit traktor, 33 unit power sprayer, 25 unit handsprayer, 33 unit power thresser dan 3 unit kendaraan roda tiga tosa,” imbuhnya.

Disisi lain, Bupati Irsyad Yusuf menjelaskan, bahwasanya Kabupaten Pasuruan merupakan salah satu penyokong padi dan jagung terbesar di wilayah Jawa Timur, dimana luasan lahan jagung di Kabupaten Pasuruan mencapai 44.151 hektar dengan nilai provitas mencapai 62,78 kwintal per hektar atau 6,28 ton/hektar dan produktifitas mencapai 277,192 ton. Oleh karena itu, dirinya berharap kepada para petani jagung di Kabupaten Pasuruan agar tetap berkomitmen supaya bisa membantu pemerintah daerah dalam stok jagung, sehingga akan nantinya selain mendapat hasil atau memperoleh banyak keuntungan juga bisa dapat memberikan value baik kepada masyarakat sekitar hingga dalam dunia pertanian di Kabupaten Pasuruan akan semakin maju.

“Alhamdulillah, Kabupaten Pasuruan adalah daerah yang memiliki potensi jagung yang sangat luar biasa di Jawa Timur. Dari produksi jagung di Jawa Timur sekarang ini mencapai sebanyak 1,2 juta per hektar, dan Kabupaten Pasuruan mampu menghasilkan sebesr 42.000 ton untuk per hektarnya,” jelasnya. (Pur)

post-top-smn

Baca berita terkait