Saturday, 24 October 2020

Bupati Pamekasan Kunjungi Acara Petik Laut di Desa Sotabar Pasean Pamekasan

post-top-smn
Bupati Pamekasan Drs. H. Ach.  Syafi'i Yasin M.Si Saat Turun dari Perahu layar

Bupati Pamekasan Drs. H. Ach. Syafi’i Yasin M.Si Saat Turun dari Perahu layar

Pamekasan, SMN – Acara Petik Laut sebagai simbol tasyakkuran bagi masyarakat nelayan yang berada di pinggir laut, khususnya warga nelayan di Desa Sotabar Kec. Pasean Kab. Pamekasan. Setiap tahun diselenggarakan sebagai bentuk rasa syukur kepada Tuhan atas limpahan rejeki bagi nelayan yang bekerja di laut. Senin, 10/04/2017.

Bupati Pamekasan hadir untuk merayakan acara tersebut, sebagai bentuk kepedulian pada masyarakat Pantura Pamekasan. Jajaran Forpimda Kab. Pamekasan juga ikut bersama-sama memeriahkan acara tersebut. Juga ikut hadir Kepala Dinas Perikanan, Kepala Desa Sotabar, dan beberapa Kepala Desa se Kec. Pasean, unsur muspika Kec. Pasean. Rasa antusias ratusan masyarakat Desa Sotabar Pasean Pamekasan, hadir bersama.

Ketua Panitia Acara Petik Laut, Bpk. H. Ali Kasim “berterima kasih pada Bupati Pamekasan yang sempat hadir ke acara tersebut. Juga berterima kasih pada Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Pamekasan. Petik laut ini atau rokat pangkalan setiap tahun dari dulu selalu ada.” Pungkasnya.

“Dinas Perikanan dan Kelautan Kab. Pamekasan akan memberikan Asuransi pada nelayan 200juta/perahu.” Kata H. Ali Kasim selaku ketua Panitia petik Laut. Kemudian setiap nelayan akan dibantu bok putih dari Kepala Desa Sotabar dan kulkas.

Bupati Pamekasan Ach. Syafi’i mengucapkan “selamat melaksanakan Petik Laut kepada nelayan Desa Sotaber Kec. Pasean Kab. Pamekasan.” Namun masyarat mengadakan Petik Laut jangan sampai menyerempet pada kepercayaan syirik. karena petik laut adalah rokat tase’ (red), turun temurun. Sebelum di indonesia ada agama masuk, sudah ada kepercayaan animism, yaitu kepercayaan pada roh penguasa/benda tertentu. Misalnya laut, gunung, pohon besar. Serta kepercyaan dinamisme, seperti menafsir batu besar memiliki kekuasaan gaib. Yang harus diniatkan adalah rokat tase’ yaitu minta selamat pada yang jaga laut. Dengan sesajen ayam… emas…kambing dan lain-lain. Itu dulu, sekarang kalau masih percaya pada hal semacam itu, maka salah.” Kata Syafi’i. Harus ada niatan bersyukur pada tuhan, yaitu Allah Swt. Bukan pada penjaga laut.

Pada acara petik laut tersebut, ada 138 perahu yg dihias dan dipajang pada saat Petik Laut berlangsung. Bupati Pamekasan berencana akan membangun tangkis laut untuk berlindung perahu nelayan. Kemudian Bupati mengadakan dan membuka Pos Pelayanan Kartu Anggota pelayanan dan Kartu Asuransi, bantuan dari pemerintah kepada para nelayan. (Hen/im/di)

post-top-smn

Baca berita terkait