Friday, 25 September 2020

Bupati: Naik Pangkat Bukan Hak, Namun Penghargaan

post-top-smn
Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno menyerahkan kenaikan pangkat secara simbolis.

Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno menyerahkan kenaikan pangkat secara simbolis.

Kediri, SMN – Sebanyak 745 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kediri, mendapatkan kenaikan pangkat periode 1 April 2016. SK Kenaikan Pangkat diserahkan langsung oleh Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno, di Convention Hall, Simpang Lima Gumul, Rabu (30/3).

Bupati Kediri, dr. Hj. Haryanti Sutrisno, menyampaikan kenaikan pangkat bukan merupakan suatu hak akan tetatpi merupakan suatu penghargaan yang diberikan atas dasar prestasi kerja dan pengabdian PNS dalam menjalankan tugas dan fungsinya sebagai pelaksana kebijakan publik, pelayan publik dan pemersatu bangsa.

“Kenaikan pangkat juga merupakan suatu pemberian kepercayaan kepada PNS yang mana di dalamnya melekat beban dan tanggung jawab. Sehingga semakin tinggi pangkat yang disandang, semakin besar pula tanggung jawab yang diemban.” Jelas dr. Hj. Haryanti.

Sebanyak 745 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kediri saat mendapatkan kenaikan pangkat periode 1 April 2016. SK Kenaikan Pangkat, di Convention Hall, Simpang Lima Gumul, Rabu (30/3).

Sebanyak 745 Pegawai Negeri Sipil (PNS) di Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Kediri saat mendapatkan kenaikan pangkat periode 1 April 2016. SK Kenaikan Pangkat, di Convention Hall, Simpang Lima Gumul, Rabu (30/3).

Lebih lanjut dr. Hj. Haryanti Sutrisno menjelaskan, untuk membangun Kabupaten Kediri lebih sejahtera, kehadiran PNS yang profesional, displin, berdedikasi dan penuh loyalitas adalah sebuah keharusan. Oleh karena itu, dirinya berharap, PNS senantiasa meningkatkan disiplin dan bekerja profesional.

“Disiplin tidak hanya terbatas mentaati jam masuk dan pulang kerja saja. Akan tetapi juga dalam melaksanakan berbagai aktivitas tugas kedinasan. Melaksanakan tugas secara efektif, profesional dan dapat dipertangungjawabkan.” Terang dr. Hj. Haryanti Sutrisno.

“Sehingga sejalan dengan agenda prioritas pemerintah yakni “Nawa Cita” yaitu membangun tata kelola pemerintah yang bersih, efektif, demokratis dan terpercaya.” Tandas dr. Hj. Haryanti Sutrisno. (hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait