Sunday, 27 September 2020

Bupati Madiun Meninjau Pelaksanaan Ujian Nasional

post-top-smn
Bupati Madiun Muhtarom Sidak UNBK di SMA/SMK Kabupaten Madiun (kiri). Bupati Madiun Muhtarom Beserta Forpinda Meninjau Kesiapan Perangkat Komputer untuk Persiapan UNBK Kabupaten Madiun. (kanan)

Bupati Madiun Muhtarom Sidak UNBK di SMA/SMK Kabupaten Madiun (kiri). Bupati Madiun Muhtarom Beserta Forpinda Meninjau Kesiapan Perangkat Komputer untuk Persiapan UNBK Kabupaten Madiun. (kanan)

Madiun, SMN – Senin, 4 April 2016 seluruh siswa kelas 12 SMA/SMK/MA menikuti Ujian Nasional. Pada kesempatan ini Bupati Madiun bersama rombongan mengadakan peninjauan langsung ke lapangan terkiat dengan pelaksanaan Unjian Nasional Tahun Pelajaran 2015/2016 diwilayah Kec. Jiwan (SMK N 2 Jiwan), Geger (SMA N Geger) dan Kobonsari (MAN Rejosari). Sedangkan rombongan kedua yang dipimpin oleh Wakil Bupati Madiun meninjau di wilayah Kec. Dagangan, Kec. Geger dan Kec. Kebonsari. Sedangkan rombongan ke tiga yang dipimpin oleh Sekda Madiun meninjau pelaksanaan Ujian Nasional diwilayah Kec. Mejayan dan Kec. Wonoasri.

Pada kesempatan ini Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos menjelaskan bahwa saat ini di Kabupaten Madiun ada 51 sekolah yang melaksanakan Ujian dengan sistem Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), sedangkan jumlah siswa didik yang mengikuti ujian mencapai 10 ribu lebih. Berdasarkan pantauan langsung dilapangan semuanya dapat berjalan lancar, tertib dan aman. Perlu diketahui, bahwa sekolah yang melaksanaan UNBK ini dalam melaksanakan ujian dibagi menjadi tiga sif dan akan berakhir hingga pukul 16.00 nanti. Khusus untuk SMA ada 3.378 siswa, SMK ada 2.042 siswa dan MA ada 766 siswa. Dari 13 SMA/K di Kab. Madiun ada 10 SMAK yang menggunakan sistem UNBK. Berdasarkan dialog Bupati Madiun dengan siswa peserta Ujian Nasional sif pertama di SMA Geger dapat diketahui, bahwa Ujian kali ini dapat berjalan dengan baik, aman dan lancar. Semua siswa yang ditemuai menyatakan tidak ada kesulitan dalam pengerjaannya. Mereka berharap upayanya selama ini dapat menhasilkan yang terbaik bagi mereka semua.

Meski sebagian besar sudah menggunakan sistem UNBK tetapi juga masih ada beberapa sekolahan yang mengerjaka soal biasa yaitu dengan lembar soal. Untuk sekolah yang masih menggunakan lembar soal ini akan selesai sampai jam 10.00 WIB. Sedangkan untuk mendukung kelancaran pelaksanaanya semua perangkat yang terkait sudah lama disiapkan baik itu Genset kalau saja ada pemadaman listrik, teknisi komputer, dan lain sebagainya. Sedangkan untuk melatih kesiapn siswa, seluruh siswa telah diberikan try out dan pengenalan peralatannya sehingga mereka sudah benar-benar siap untuk mengerjakan seluruh soal ujian nasional.

Bupati Madiun H. Muhtarom, S.Sos berharap agar hasil ujian nasional tahun ini dapat meningkat jika dibandingkan dengan tahun kemarin. Kalau saja tahun kemarin bisa masuk ke perngkat 5 besar, maka diharapkan tahu ini juga demikian. Syukur-syukur bisa lebih baik lagi.

Kepala Dinas Pendidikan Kab. Madiun DR. Suhardi melaporkan, bahwa Persiapan Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) SD/MI, SDLB, Program Paket A/Ula, dan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs/SMPLB, SMA/MA, SMALB, SMK Tahun Pelajaran 2015/2016 yang dilakukan Sekolah di Kabupaten Madiun sebagai berikut: 1) Sosialisasi Ujian Nasional baik kepada siswa, guru, dan wali murid; 2) Istighosah; 3) Intensif Belajar (IB); 4) Pendampingan oleh Guru BK; 5) Melaksanakan Try Out sekolah dan Try Out bersama se Kabupaten Madiun.

Kebutuhan Pengawas Ruang Ujian Sekolah/Madrasah (US/M) SD/MI, SDLB, Program Paket A/Ula dan Ujian Nasional (UN) SMP/MTs, SMA/MA dan SMK Kabupaten Madiun Tahun Pelajaran 2015/2016: SD/MI: 1.422.pengawas dan 711 ruang, SMP/MTs PBT: 460 pengawas dan 230 ruang, SMP/MTs UNBK: 288 pengawas dan 144 ruang, SMA/MA PBT: 118 pengawas dan 59±ruang, SMA/MA UNBK: 112 pengawas dan 56 ruang, SMK PBT: 66 pengawas dan 33 ruang, SMK UNBK: 180 pengawas dan 90 ruang, SMPLB: 6 pengawas dan 3 ruang, SMALB: 8 pengawas dan 4 ruang, Paket B/Wustha: 14 pengawas dan 7 ruang, Paket C: 12 pengawas dan 6 ruang.

Persyaratan Teknis Sekolah/Madrasah Pelaksana UNBK: a) Menyediakan petugas laboratorium komputer (minimal 1 proktor dan 1 teknisi). B) Menyediakan sarana komputer dengan spesifikasi (minimal) sebagai berikut:

Server (utama dan cadangan): 1) PC/Tower/Desktop (bukan laptop), 2) Processor 4 core dengan clock rate minimal 400 MHz, 3) RAM 8 GB, DDR 3, 4) Harddisk 250 GB, 5) Operating System (64 bit): Windows Server/Windows 7/Linux Ubuntu 14.04, 6) LAN CARD, dua unit, 7) UPS (tahan 15 menit), 8) Jumlah server mengikuti rasio 1: 40 (1 server maksimal untuk 40 client), 9) Cadangan 1 server.

Client (utama dan cadangan): 1) PC atau Laptop, 2) Monitor minimal 12 inch, 3) Processor minimal dual core, 4) RAM minimal 512 MB, 5) Operating System: Windows XP/Windows 7/Windows 8/LINUX, 6) Web Browser; Chrome/Mozilla Firefox/Xambro, 7) Hardisk minimal tersedia 10 GB (free space), 8) LAN card, 9) Jumlah client mengikuti rasio 1:3, (1client untuk 3 peserta), 10) Cadangan minimal 10%, 11) Headseat/earphone (untuk ujian listening SMA/MA dan SMK).

Jaringan internet dengan bandwidth minimal 1 Mbps. Jaringan area lokal (Local Area Network-LAN): 1) Swicth dengan jumlah port sesuai dengan jumlah komputer pada setiap server. 2) Setiap server harus memiliki swicth sendiri (tidak digabung dengan server lain). (sy/adv)

post-top-smn

Baca berita terkait