Tuesday, 29 September 2020

Bupati Buka Musda dan Pemilihan Ketua Baru PPNI Tulungagung

post-top-smn
Bupati Syahri Mulyo saat memberikan sambutan

Bupati Syahri Mulyo saat memberikan sambutan

Tulungagung, SMN – Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, S.E, M.Si, Rabu, 20 April 2016 membuka Musyawarah Daerah ke VIII Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Kabupaten Tulungagung di aula Stikes Tulungagung. Musda diadakan untuk memilih ketua PPNI Tulungagung yang baru untuk periode 2016 -2021.

Musda ke VIII PPNI Kabupaten Tulungagung dihadiri ketua PPNI Propinsi Jawa Timur, Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung, serta Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Tulungagung, serta SKPD terkait Lingkup Pemkab Tulungagung dan diikuti sekitar 250 peserta, yang terdiri dari anggota PPNI, organisasi profesi lain yang meliputi IDI, IBBI, IAI, Kepala Puskesmas, dll sewilayah karesidenan Kediri.

Ketua panitia Musda, Sriono  mengatakan bahwa Musda ke VIII PPNI selain sebagai pelaksanaan kedaulatan tertinggi organisasi di tingkat Kabupaten, momen ini juga bertujuan untuk konsolidasi seluruh perawat sekabupaten Tulungagung guna membangun dan mengoptimalkan fungsi PPNI sebagai wadah bagi seluruh perawat di Kabupaten Tulungagung.

Lebih lanjut, Sriono melaporkan bahwa berdasarkan data dari sekretariat PPNI Kabupaten Tulungagung, jumlah perawat yang aktif dan bekerja di berbagai sarana kesehatan wilayah Kabupaten Tulungagung sekitar 1255 orang. Jumlah ini akan semakin bertambah karena kebutuhan akan tenaga perawat di Kabupaten Tulungagung juga semakin tinggi, seiring dengan bertambahnya berbagai sarana kesehatan, baik di pemerintah maupun swasta, antara lain di Puskesmas, Ponkesdes, klinik kesehatan, rumah sakit dan sebagainya.

Sriono berharap PPNI menjadi wadah tertinggi untuk menampung aspirasi seluruh komponen perawat untuk masa waktu 5 tahun kedepan. “Kami berharap komunikasi keperawatan Indonesia, khususnya yang ada di Kabupaten Tulungagung dapat memberikan kontribusi positif dan berpartisipasi aktif dalam mendukung pembangunan Kabupaten Tulungagung.“ harap Sriono.

Bupati Tulungagung, Syahri Mulyo, SE, M.Si, mengatakan didalam melaksanakan pembangunan kesehatan, peran serta PPNI sangat diharapkan, karena PPNI yang dimiliki anggota yang besar dan tersebar sampai pelosok desa, dan merupakan kekuatan yang perlu diperhitungkan. Bupati menekankan bahwa PPNI perlu memperhatikan susunan program kerja yang konkret, dapat dijangkau dan dilaksanakan, serta menjalin hubungan yang baik dengan selalu berkoordinasi baik dengan Pemerintahan, sesama organisasi profesi dan masyarakat, serta meningkatkan kualitas perawat dengan melalui pendidikan berkelanjutan, pelatihan, maupun seminar-seminar.

Bupati Syahri Mulyo berharap agar musyawarah ini dapat digunakan sebagai momentum yang strategis bagi PPNI sehingga dapat tersusun program kerja yang baik dan dapat terpilih pengurus yang mampu menjalankan program tersebut.

Dan yang terpilih sebagai ketua PPNI Tulungagung periode 2016 -2021 adalah H. Kamto, S.Pd, S.Kep, Ners, Kes. (hms/adv/rud)

post-top-smn

Baca berita terkait