Tuesday, 24 November 2020

Bude Karwo: Sebanyak 3.441 Desa/Kelurahan di Jatim, Sudah Memiliki Perpustakaan

post-top-smn
Ibu Nina Soekarwo Selaku  Ketua TP. PKK Prov Jatim Membuka Penyuluhan Perpustakaan dan Kearsipan Kader PKK Desa, Kelurahan, Kabupaten dan Kota se Jawa Timur di Hotel Harris Surabaya

Ibu Nina Soekarwo Selaku Ketua TP. PKK Prov Jatim Membuka Penyuluhan Perpustakaan dan Kearsipan Kader PKK Desa, Kelurahan, Kabupaten dan Kota se Jawa Timur di Hotel Harris Surabaya

Surabaya, SMN – Sebanyak 3.441 Desa/kelurahan di Jawa Timur telah memiliki Perpustakaan. Jumlah tersebut belum mencapai separuh dari jumlah desa/kelurahan yang tersebar di 38 kabupaten/kota.

Pernyataan tersebut disampaikan Ketua Tim Penggerak PKK Jatim Dra Hj Nina Soekarwo, M.Si yang akrap dipanggil Bude Karwo, seusai membuka acara penyuluhan perpustakaan untuk kader PKK Desa/ Kelurahan se-Jatim, di Hotel Harris Jl Jl.Bangka no. 8 -18, Gubeng, Surabaya,Selasa (16/5) sore

Menurut Bude Karwo, meskipun belum mencapai separuh dari jumlah desa/kelurahan di Jatim yang jumlahnya mencapai 8.501. “Tapi saya bangga sekali karena peran dan kerja keras Ibu-ibu PKK yang ada di grassroot ( di tingkat paling bawah) akhirnya  hampir di semua desa/kelurahan  telah  memiliki  perpustakaan. Sehingga minat baca masyarakat naik menjadi sangat significan,” tegasnya.

Bude Karwo mengatakan, tahun 2013 minat baca masyarakat jatim sebesar 43 %, tahun 2014 naik menjadi 56 % terus di tahun 2015 naik lagi menjadi 65 % dan pada tahun 2016 kemarin naik lagi menjadi 69,79 %. Ini merupakan satu progress yang luar biasa bila dibandingkan dengan minat baca masyarakat di tingkat nasional yang masih berada pada posisi 39 %.

Artinya perpustakaan sangat membantu dan bisa sebagai sarana untuk meningkatkan minat baca masyarakat agar gemar membaca. Karena dengan membaca maka mereka akan paham dan intelektualnyapun akan semakin bagus.

Untuk itu, pemerintah provinsi melalui Dinas perpustakaan dan kearsipan sadar bahwa  di desa/kelurahan  diberi bantuan 1000 buku dan dua rak untuk dijadikan sarana membaca di perpustakaan. Khusus untuk teman-teman atau saudara kita yang ada di desa/kelurahan yang mungkin belum sempat mengenyam pendidikan lebih tinggi lagi, tapi mereka masih mempunyai tempat, sarana dan prasarana untuk membaca.

”Inilah yang kita tingkatkan terus lewat Dinas perpustakaan dan kearsipan dengan menggandeng PKK semoga tambah maju lagi, sehingga semua desa/kelurahan nantinya bisa memiliki perpustakaan,” tambanya.

Menurtunya, buku-buku yang diberikan/dibagikan ke setiap desa/kelurahanpun tidak sama, karena disesuaikan dengan konten atau kebutuhan masyarakat desa/kelurahan setempat. Banyak  buku yang bisa dibaca khususnya untuk ibu- ibu dalam mendidik anak dan pembinaan karakter. Selain itu, ada juga buku-buku  yang mengajarkan bagaimana ibu- ibu bisa memasak yang membuat ketrampilan lain khususnya masalah keputrian.

Biasanya, setiap ada acara penyuluhan perpustakaan seperti ini DPRD Komisi E ikut hadir, dengan begitu beliau tahu dan mengerti betapa pentingnya masalah perpustakaan bagi masyarakat desa/kelurahan agar mereka mempunyai wawasan yang luas dan mengerti betapa pentingnya ilmu pengatahuan bagi kehidupan. “Oleh karena itu, saya berharap lewat pemprov jatim nantinya bisa disetujui oleh DPRD Komisi E bisa mengalokasikan anggaran yang lebih besar untuk menyelesaikan program perpustakaan di 8501 desa/kelurahan di jatim,” harapnya.

Sebelum acara Penyuluhan Perpustakaan Kader PKK Desa/kelurahan dimulai, lebih dulu acara Penyerahan Sertifikat dan piagam pemenang Lomba Perpustakaan Desa/kelurahan, Lomba perpustakaan Sekolah Tingkat SMA/SMK dan Pemenang Pustakawan Berprestasi  serta Pemenang Pemilihan lembaga Kearsipan daerah (LKD)  terbaik Tingkat Provinsi Jawa Timur.

Juara I Lomba Perpustakaan Desa/kelurahan terbaik adalah Perpustakaan “ cahaya” Desa Gemaharjo Kab. Pacitan; Juara II: Perpustakaan “ Rumah Pelangi” Desa Suci Kab. Gresik; Juara III: Perpustakaan “ Srikandi” Desa Siwalanpanji Kab. Sidoarjo; dan Juara harapan I: Perpustakaan “ ibu Pertiwi” Desa Pejabon Kab. Bojonegoro serta Juara harapan II: Perpustakaan “ mandiri Cendekia” Desa Jamberearjo Kab. Malang.

Juara I : perpustakaan SMK Negeri I Sidoarjo; Juara II: perpustakaan SMA Katolik St. Louis I Surabaya; Juara III: Perpustakaan SMK Negeri I Pogalan Trenggalek. Dan Juara harapan I: perpustakaan SMA negeri I Gresik serta Juara harapan II: Perpustakaan SMA negeri I Gententeng Banyuwangi.

Sedang Juara I Pustakawan Berprestasi terbaik jatuh pada Kusairi ( Dinas perpus dan Arsip Kab. Pamekasan); Juara II : Amelia Marihesya ( IALF Surabaya); Juara III: Ellif Nurfianan ( Fakultas teknik Industri ITS) dan Juara harapan I : Sri Wahtuni Hastarini ( Dinas Perpus dan Kearsipan Prov. Jatim) serta Juara harapan II: fatchur Rochman ( Dinas Perpus dan Arsip Kab. Jember).

Untuk  Pemenang Lembaga kerasipan Daerah Peringkat I : Dinas perpus dan Arsip Kab. Malang; Peringkat II: Dinas perpus dan Arsip Kab. Tulung agung; Peringkat III : Dinas Perpus dan Arsip Kota probolinggo serta Peringkat IV : Dinas Perpus dan Arsip Kab. Tuban.

Penyuluhan perpustakaan kader PKK Desa/keluharan berlangsung selama dua hari ini diikuti 200 orang peserta dari 38 kab/Kota. Dengan mendatangkan narasumber dari Kabag Bin Opsnal Ditbinmas Polda jatim, AKBP DR. Dody Eko Wijayanto,SH,M.Hum; Dr. Rahma Sugihartati,dra.M.Si kepala departemen Ilmu Informasi dan perpustakaan Fisip Unair; Drs Totok Isnanto dari Dinas pendidikan prov. Jatim dan Drg. Vitria Dewi,M.Si dari Dinas kesehatan prov. Jatim.

post-top-smn

Baca berita terkait