Saturday, 24 October 2020

BPJS KESEHATAN, Kenalkan Kepada Komunitas Otomotis JACO

post-top-smn
Sosialisasi tentang layanan kesehatan di tempat wisata Dira Park, Ambulu

Sosialisasi tentang layanan kesehatan di tempat wisata Dira Park, Ambulu

Jember, SMN – BPJS Kesehatan Cabang Jember kali ini lebih giat memberikan sosialisasi tentang layanan kesehatan yang diberikan kepada warga masyarakat di wilayah Kabupaten Jember, yang Minggu (19/2) kemarin siang mengenalkan kepada komunitas otomotif JACO, di tempat wisata Dira Park, Ambulu.

Pasalnya, menurut staf marketing kantor BPJS Kesehatan, Lala hal ini dilakukan sosialisasi karena hampir setiap warga sudah tahu BPJS Kesehatan namun tidak sedikit yang belum tahu layanan apa saja yang bisa diberikan.

“Ada yang belum tahu bahwa kecelakaan tunggal pengobatannya bisa ditanggung BPJS Kesehatan sepanjang persyaratannya terpenuhi. Misalnya surat keterangan kecelakaan dari polisi,” katanya saat menghadiri acara HUT komunitas otomotif JACO.

Menurut Lala, untuk kecelakaan seperti tabrakan dua kendaraan memang ditanggung asuransi Jasa Raharja. Namun untuk kecelakaan tunggal seperti nabrak trotoar bisa ditanggung BPJS Kesehatan.

“Untuk kasus kecelakaan itu akan ditanggung oleh asuransi jasa raharja (AJR) dalam biaya perawatan rumah sakit, jika sudah habis biaya tanggungan dari AJR maka selanjutnya akan dicover oleh BPJS Kesehatan,” bebernya.

Sementara itu staf BPJS Kesehatan Cabang Jember, yang lainnya, Ashari juga mengatakan JKN merupakan program pemerintah. Karena itu pihaknya memang wajib mensukseskannya melalui pelayanan yang baik kepada warga.

“Dalam era jaminan kesehatan nasional, mutu pelayanan kesehatan menjadi isu paling penting dalam sistem jaminan kesehatan nasional. Setidaknya ada enam dimensi mutu pelayanan kesehatan yang perlu diwujudkan, yakni efekrif, efisien, mudah diakses, aman, tepat waktu dan mengutamakan pasien,” katanya.

Pihaknya  terus berupaya memastikan jaminan kesehatan yang diberikan kepada peserta JKN berkualitas dan terpercaya melalui kemitraan strategis. Dengan harapan jumlah kepesertaan akan terus bertambah disetiap tahunnya.

“Peningkatan pelayanan kepada pasien dibutuhkan fasilitas kesehatan dengan jumlah cukup memadai, berkualitas dan berkomitmen melayani,” kata Ashari.

Dan pada waktu melakukan sosialisasi, Ashari mengaku sangat bersyukur sebab dari komunitas JACO sangat merespon positif adanya hal itu.

“Beberapa anggota banyak bertanya terkait dengan keluarganya yang juga peserta BPJS Kesehatan, dulu kalau sakit kita takut ke rumah sakit. Khawatir bayarnya mahal, tapi dengan ada ini kami terbantu sekali,” kata aris yang juga anggota JACO.

Koko, anggota JACO dari Ajung mengatakan hal sosialisasi sangat membantu dirinya. Sempat kata Koko, dulu dirinya kesulitan memasukan anak bayinya jadi peserta BPJS kesehatan.

“Setelah ada penjelasan dari pihak BPJS kEsehatan baru saya memahami bagaimana cara memasukan anak saya yang masih bayi tersebut,” pungkasnya. (atk)

post-top-smn

Baca berita terkait