Wednesday, 15 July 2020

BERSIH DESA, ADA SEMANGAT KEBERSAMAAN WARGA DUSUN BUKAAN, TAROKAN

post-top-smn
Kepala Desa Tarokan,  Supadi,  SE ketika bersih desa di panggung wayang kulit tepat di samping depan rumahnya

Kepala Desa Tarokan, Supadi, SE ketika bersih desa di panggung wayang kulit tepat di samping depan rumahnya

Kediri,  SMN – Bersih Desa, demikian warga masyarakat di desa biasa menyebutnya,  ritual selamatan ini dalam rangka bersih desa,  biasa dilakukan oleh warga masyarakat di bulan Muharam atau Syuro. Kali ini Warga Dusun Bukaan,  Desa Tarokan,  Kecamatan Tarokan telah menggelar prosesi Selamatan Berkah Bumi, Bersih Desa setiap warga dengan sukarela membawa lengkong lengkap dengan berbagai macam menu sajian, bahkan juga ada tumpeng dengan ingkungnya dibawa ke rumah Bapak Kepala Desa Tarokan, Supadi, SE pada hari Kamis,  malam Jumat Wage, (05/09).

Sesepuh Dusun Bukaan,  Ali Maksum mengawali doanya berharap, “Selamatan  Berkah Bumi, dalam rangka Bersih Desa ini,  semoga membawa berkah, keselamatan, agar kami bisa gemah ripah loh jinawi, toto tentrem kerto raharjo, lir ing sambikolo” , begitu paparnya. Yang artinya, “Semoga rezekinya warga dusun dan Bapak Kepala Desa sekeluarga melimpah ruah, situasi, kondisi dan keadaan masyarakat yang tertata, tentram,  damai sejahtera, serta dijauhkan dari segala bentuk mara bahaya”, demikian ungkapnya.

Supadi, mengakui bahwa, “Ketika diadakan acara syukuran bersih desa,  berkah bumi semacam ini beda, rezeki kami warga desa meningkat lebih baik, rezeki saya juga meningkat. Acara bersih desa ini rutin akan diadakan tiap tahun bahkan di tiap dusun di Tarokan. Nanti tanggal, 11 dan 12 juga akan ada kirab bersih desa di Balai Desa Tarokan”. Lebih lanjut, Supadi menambahkan, “Nanti malam juga akan ada hiburan wayang kulit semalam suntuk,  dengan Ki Dalang Didik Wibisono. Hal ini untuk menghibur warga agar senang,” hal yang sama juga akan beliau gelar di Dusun Tarokan,  Desa Tarokan”. Supadi ini memang putra daerah yang memiliki jiwa kepemimpinan yang sederhana, dengan ketulusanya ia mempunyai kecintaan untuk membangun baik itu secara fisik,  mental/spirit maupun spiritualnya warga masyarakat di desanya, yang ingin terus untuk memajukan serta mensejahterakan warga desanya.

Sedangkan Ki Dalang,  Didik Wibisono yang dibuatkan panggung tepat di samping depan rumah Pak Kades,  ketika kami konfirmasi lakon apa yang akan dibawakan,  beliau mengatakan, “Kami nanti malam akan membawakan lakon, Gatotkoco Jadi Ratu,  Ratu di Kayangan”. Lakon ini sengaja beliau pilihkan,  agar warga masyarakat dan Bapak Kepala Desanya Supadi jadi figur seorang pemimpin yang bisa memajukan dan mensejahterakan serta membawa kedamaian bagi warganya,  bisa naik lebih tinggi lagi untuk derajat, pangkat dan martabatnya”, begitu pungkasnya (smg).

post-top-smn

Baca berita terkait