Tuesday, 20 October 2020

Berbekal Sertifikat, Rukiyah Rebut Tanahnya

post-top-smn
Rukiyah memegang Sertifikat di dampingi Hartoyo/ suaminya.

Rukiyah memegang Sertifikat di dampingi Hartoyo/ suaminya.

Pasuruan, SMN – Sengketa tanah milik ibu Rukiyah, warga dusun Sobo, desa Wonokoyo, Kecamatan Beji Kabupaten Pasuruan, semakin memanas.

Ditemui baru-baru ini, Rukiyah di dampingi Hartoyo, suaminya mengatakan bahwa dengan bukti kepemilikan berupa Surat Hibah di tahun 1981 yang hak kepemilikan tanahnya diperoleh dari Rupinah/ budhenya sendiri dan kemudian diperkuat dengan terbitnya Sertifikat Hak Milik oleh BPN Kabupaten Pasuruan baru-baru ini, telah dijadikan alat bukti kepemilikan oleh Rukiyah untuk melaporkan Mustakim dan Akhyar atas dugaan tindak pidana penyerobotan tanah di Polres Bangil.

Lebih lanjut Rukiyah menceritakan bahwa beberapa saksi yang menguatkan atas hak kepemilikan tanahnya sudah dalam penyidikan Polres Bangil dan dia berharap agar dari keterangan saksi-saksi yang telah diajukannya dapat mendukung laporannya.

Hartoyo pun menambahkan, bahwa dia berharap agar Akhyar yang menguasai rumah istrinya sejak tahun 2005 dengan alas jual beli yang tidak benar dan tidak sah dari Mustakim, segera mengosongkan rumah yang ditempatinya, mengingat dari pengakuan Mustakim sendiri waktu itu mengatakan bahwa tanah milik Rukiyah telah dijualnya kepada Akhyar dengan harga tujuh juta rupiah (Rp. 7.000.000,-) namun pembayarannya masih kurang tujuh ratus ribu rupiah (Rp. 700.000,-)

Akankah munculnya Akta Jual Beli milik Akhyar berbuntut panjang, kita tunggu kabar selanjutnya. (win)

post-top-smn

Baca berita terkait