Sunday, 27 September 2020

Bappeda Kota Probolinggo Gelar Seminar Ekonomi Lokal Strategi Produk Unggulan Daerah Dalam Hadapi MEA Tahun 2016

post-top-smn
Setda kota Drs. H.Johny Haryanto.Msi didampingi Kepala Bappeda IR.H.Nurkhamdani.St.Mt dan Narasumber dari Bappeda Provinsi Jawa Timur Saat acara Seminar di puri Manggala Bhakti kantor pemerintah Kota Probolinggo.

Setda kota Drs. H.Johny Haryanto.Msi didampingi Kepala Bappeda IR.H.Nurkhamdani.St.Mt dan Narasumber dari Bappeda Provinsi Jawa Timur Saat acara Seminar di puri Manggala Bhakti kantor pemerintah Kota Probolinggo.

Probolinggo, SMN – Dalam rangka menghadapi pasar bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA ), Pemerintah Kota Probolinggo hari ini (6/10) yang dalam hal ini oleh Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) menggelar seminar yang dilaksanakan di gedung Puri manggala bhakti kantor pemerintah Kota Probolinggo.

Hadir dalam kegiatan tersebut Setda kota Drs.H.Johny Haryanto.Msi, Kepala Bappeda IR.H.Nurkhamdani.ST.MT, Narasumber dari Bappeda Provinsi Jawa Timur, Kepala Dinas, Kabag, Camat, SKPD terkait, serta para pelaku UKM dan UMKM seKota Probolinggo.

Kepala Bappeda IR.H.Nurkhamdani.St.Mt. dalam laporannya menjelaskan bahwa Seminar strategi produk lokal unggulan daerah adalah untuk lebih memaksimalkan semua potensi yang dimiliki, demi mensejahterakan rakyat di Kota Probolinggo.

Lebih lanjut H.Nurkhamdani menjelaskan bahwa ekonomi daerah merupakan kesempatan untuk meningkatkan daya saing yang sehat dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, serta meningkatkan pelayanan umum Kota Probolinggo.

“Pada dasarnya daerah telah memiliki berbagai potensi sumber daya, namun potensi yang dimiliki mengalami perkembangan yang tidak merata, diantaranya produk unggulan dan kali ini akan diberikan penjelasan dari pakar yang telah berkompeten dibidang tersebut”.

H.Nurkhamdani juga mengatakan agar dapat berdaya saing menghadapi pasar global produk unggulan harus dikelola dengan lebih serius dan mendapatkan dukungan penuh dari pemerintah, Selain hal tersebut yang juga penting adalah tentang mutu/ kwalitas, ketrampilan, Kemasan, SDM para pelaku UMKM serta meningkatkan standart teknologi yang akan menghasilkan produksi yang berkwalitas.

Sedangkan maksud dan tujuannya diselenggarakan seminar tersebut adalah sebagai upaya untuk meningkatkan peran serta UMKM untuk mengembangkan produk unggulan daerah yang ada diKota Probolinggo dan bertujuan dapat menjadi evaluasi bagi aparat yang berkompeten di bidang terkait, serta menjadi acuan dalam mengambil kebijakan untuk pengembangan produk lokal unggulan, juga menjadi motifasi pelaku usaha UMKM dalam menghadapi MEA.

Setda kota Drs. H.Johny Haryanto dalam sambutanya mengatakan Seminar seperti yang digelar saat ini adalah untuk memberikan solusi dalam menghadapi MEA yaitu meningkatkan daya saing para UMKM.

Lebih lanjut Setda mengatakan pemerintah kota perlu mempersiapkan para UKM /UMKM, ada beberapa yang perlu diketahui bahwa MEA ini merupakan Peluang juga Tantangan.

Setda kota juga mengingatkan untuk memperkuat dalam hal kwalitas produk dan SDM yang ada, dan harus banyak belajar, melakukan inovasi inovasi, termasuk survei calon pelanggan, karena produk yang kita produksi harus sesuai dengan calon pelanggan, pembeli.

Selanjutnya Setda menjelaskan terkait Fisi dan Misi pemerintah Kota Probolinggo, serta indek pembangunan manusia di Kota Probolinggo yang saat ini di jawa timur urutan ke 11,

Kota Probolinggo telah didukung banyak potensi yang diantaranya adanya Pelabuhan pelabuhan yang bertarap Nasional bahkan dapat menjadi pelabuhan Internasional yang merupakan daya tarik tersendiri bagi pelaku usaha/infestor, dan ini merupakan peluang bagi para UKM.

Terakhir Setda berharap agar kegiatan ini nanti dapat meningkatkan pengetahuan yang akan disiapkan dalam menghadapi MEA “Jangan kita nanti menjadi penonton saja dan Seminar ini mohon diikuti seluruhnya, karena ini ilmu dan perlu dimanfaatkan”.

Agenda dilanjutkan dengan Paparan dari Narasumber Bappeda provinsi Jawa Timur.(edy)

post-top-smn

Baca berita terkait