Sunday, 27 September 2020

Bapemas Kab. Blitar Gelar Bimtek Pelestarian Sumber Air

post-top-smn
Pelaksanaan Bimtek Pelestarian Sumber Air

Pelaksanaan Bimtek Pelestarian Sumber Air

 

Blitar, SMN – Bimtek Pelestarian Sumber Air adalah tema bimtek yang diadakan oleh Badan Pemberdayaan Masyarakat (Bapemas) Kabupaten Blitar pada Tanggal 23 dan 24 Maret 2016 yang bertempat di Gedung LEC Garum, Pelatihan atau Bintek yang diikuti oleh 200 Kopwan, KPMD dan Kasi Pembangunan Kecamatan se-Kabupaten Blitar ini dibuka oleh Plt Kepala Bapemas Kabupaten Blitar Agus Santosa.

Bimtek yang dilakukan oleh Bapemas Kabupaten Blitar ini adalah wujud nyata dari kepedulian pemerintah daerah dalam menjaga pelestarian sumber air, melihat peran dan fungsi air yang begitu vital bagi manusia, tentu kita tidak mengharapkan sumber-sumber air dari segi kuantitas debitnya mengalami penurunan, dan dari segi kualitas mengalami penurunan karena telah tercemar limbah, serta dari segi kontinuitas airnya tidak tersedia secara berkesinambungan, dalam artian di musim penghujan ada air sementara di musim panas airnya tidak ada sama sekali (kering).

Namun, kenyataannya pembangunan yang dilakukan manusia selain memberi dampak positif juga memberi dampak negatif. Ditakutkan dampak-dampak negatif yang timbul akibat adanya kegiatan pembangunan akan mempengaruhi kelangsungan suatu sumber air. Misalnya, aktivitas perambahan hutan di kawasan sekitar mata air akan berdampak pada penurunan debit (kuantitas), limbah industri dan domestik yang tidak dikelola dengan baik akan mencemari air tanah.

Menyadari adanya dampak-dampak negatif yang timbul dari aktivitas pembangunan yang akan mempengaruhi kelangsungan sumber air, maka dipandang perlu untuk melakukan upaya perlindungan dan pelestarian sumber air. Upaya-upaya perlindungan sumber air ditunjukan untuk melindungi dan melestarikan sumber air beserta lingkungan keberadaannya terhadap kerusakan atau gangguan yang disebapkan oleh daya alam, termasuk kekeringan yang disebapkan oleh manusia.

Plt Kepala Bapemas Kabupaten Blitar Agus Santosa

Plt Kepala Bapemas Kabupaten Blitar Agus Santosa

Perlindungan dan pelestarian sumber air dapat dilaksanakan secara vegetatif maupun teknis. Cara vegetatif misalnya, melakukan penanaman vegetasi di sekitar daerah tangkapan air atau daerah sempadan sumber air, pembuatan lubang biopori untuk resapan air. Cara teknis misalnya, membangun bangunan pengendali sedimen (check dam), perkuatan tebing sumber air (memasang talud/bronjongan). Usaha perlindungan dan pelestarian sumber air yang dilakukan secara vegetatif dan teknis diharapkan harus memperhatikan kondisi budaya, sosial, dan ekonomi masyarakat setempat.

Upaya perlindungan dan pelestarian sumber air dijadikan dasar dalam penatagunaan lahan. Kawasan-kawasan sumber air dipetakan dan dimasukan dalam arahan penatagunaan lahan (arahan sempadan), untuk dijadikan pedoman bagi pelaku pembangunan atau pihak-pihak yang hendak membangun di kawasan sekitar sumber air, sehingga fungsi sumber air tidak terganggu.

Plt Kepala Bapemas Kabupaten Blitar Agus Santosa saat di konfirmasi menyampaikan semoga ada manfaat dari kegiatan ini, diharapkan para peserta bisa mendapatkan tambahan wawasan serta mengambil manfaat dari Bimtek ini bahwa, perlindungan dan pelestarian sumber air merupakan tanggung jawab semua pihak.

Sumber daya air bak dua sisi mata uang yang berbeda, di satu sisi jika kita mengelola sumber daya yang diberikan Tuhan Yang Maha Esa ini dengan bijak, tentu kita mendapat manfaat yang akan dirasakan secara berkesinambungan. Sedangkan di sisi lain, jika kita salah mengelola sumber daya air tentu kita akan menuai malapetaka, seperti bencana banjir, tanah longsor, kekeringan. (mam/adv)

post-top-smn

Baca berita terkait