Tuesday, 27 October 2020

Baosan Lor Harapkan Infrastruktur Jalan Memadai dan Permudah Capil

post-top-smn
Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni saat menandatangani BumDes BalDaTun, disaksikan Kepala desa Baosan Lor Jarot Tri Handono

Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni saat menandatangani BumDes BalDaTun, disaksikan Kepala desa Baosan Lor Jarot Tri Handono

Tilik Desa Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni di Desa Baosan Lor Bantu Kios Dan Pupuk Organik, Mesin Jahit Berupa Uang Tunai 5 Juta Rupiah

Ponorogo, SMN – Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni selalu pro aktif dalam menjalankan program pemerintahannya “Ponorogo Berbenah menuju Ponorogo yang Berkemajuan,Berbudaya dan Religius.” Meskipun berbagai agenda kegiatan yang banyak telah menyita waktunya namun tetap konsisten dengan kegiatan rutinnya tilik desa demi kemakmuran masyarakat Ponorogo kedepan, yang telah diagendakan setiap hari Jumat usai Shalat Subuh berjamaah dan senam bareng. Kali ini telah memasuki Jumat ke lima. Tilik desa bertujuan menjalin dan memperkuat ukuwah sesama warga Ponorogo maupun sesama muslim, serta bersilaturahmi sebagai sarana guna mendekatkan antara pemimpin dan rakyatnya. Sehingga dapat memecahkan masalah bersama-sama, karena hari Jumat hari yang berkah, ujar bupati Ipong. Pihaknya juga akan meresmikan badan usaha milik desa (BumDes) bila mana ada dan melihat potensi desa yang bisa dikembangkan sebagai one village one product, serta ingin mengetahui langsung sejauh mana kemajuan desa di Ponorogo selama ini. Hal ini diungkapkannya dalam agenda tilik desa di Baosan Lor yang diawali dengan penandatangan dalam peresmian badan usaha milik desa (BumDes) Baosan Lor dadi tuntunan (BalDaTun) yang dihadiri Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni sarimbit, Wakil Bupati H.Sudjarno, Sekda Agus Pramono, semua SKPD terkait, Camat Ngrayun Basori, Sekcam Ngrayun Katmanto,Kepala desa Baosan Lor Jarot Tri Handono, Perhutani dan segenap masyarakat serta undangan yang hadir dan bertempat di area halaman balai desa Baosan Lor kecamatan Ngrayun pada hari jumat 10 /02 kemarin.

Ruh Bupati dari partai Gerindra yang juga pengusaha sukses dan dermawan ini meyampaikan, Baosan Lor termasuk kawasan daerah dingin yang sangat cocok untuk ditanami cengkeh namun sebagian besar wilayahnya berupa hutan sehingga bisa dikembangkan ke potensi yang lainnya diantaranya pada,buah-buahan dan sayuran organik. Pihaknya juga akan membantu untuk berkoordinasi dengan Perhutani guna memperbaiki infrastruktur jalan yang rusak akibat dari penggunaan angkutan Perhutani. Selain itu, Ipong juga akan berdialog bersama masyarakat sebagai sarana untuk menjalin komunikasi secara langsung guna mengetahui keinginan masyarakat serta menyerap aspirasi-aspirasi yang akan disampaikan kepada Bupati, serta melihat potensi-potensi desa yang bisa dikembangkan sebagai modal dalam membentuk badan usaha milik desa (BumDes) yang terkait erat dengan program unggulan”One Vilage,One Product” sebagai pendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat, ujarnya.

Ipong juga mengutarakan, dirinya akan terus mendorong berjalannya program-program yang lain seperti memberikan pupuk organik gratis dengan pembentukan kios-kios pupuk, per kios beranggotakan tiga kelompok tani warga setempat, bantuan mesin jahit dalam bentuk uang chash 5 juta rupiah serta memperjelas progress bantuannya. Diantaranya dana 300 juta /desa/tahun untuk jalan poros desa, 25 juta/Bumdes dan 6 juta/ posyandu untuk lansia maupun balita serta memastikan pelayanan di bidang pendidikan dengan memberikan insentif 100 ribu/bulan untuk guru Diniyah dan PAUD. Dan untuk kesehatan agar berjalan dengan baik akan memberikan bantuan ambulance untuk daerah yang sangat terpencil,”Bantuan Ambulance Untuk Baosan Lor masih saya pertimbangkan”,urainya.” Tugas Pemerintah sebagai jembatan dalam mewujudkan keinginan masyarakat yang sesuai dengan program yang tengah berjalan saat ini,” jelenterehnya.” Untuk BumDes kali ini semua kita bantu dengan dana awal 25 juta, namun untuk tahun berikutnya hanya BumDes yang berkembang saja yang mendapatkan bantuan,”Pungkas Ipong.

Sementara itu masih di tempat yang sama, Kepala desa Baosan Lor Jarot Tri Handono mengungkapkan, Pihaknya merasa senang dan sangat berterimakasih atas kehadiran bupati H.Ipong Muchlissoni yang telah sudi hadir di desanya serta bantuan yang telah diberikan, karena kehadirannya dan dukungannya telah lama dinanti-nanti dan sangat diharapkan di desa Baosan Lor selama ini. Dengan kehadiran bupati ke desa Baosan Lor, masyarakat bisa menjadi semakin dekat dan bisa menyampaikan aspirasinya yang selama ini telah menjadi uneg-unegnya. Sehingga masyarakat merasa lega dengan dialog langsung antara masyarakat dengan pemimpinnya, katanya. Jarot juga menjelaskan, terkait dengan badan usaha milik desa (BumDes) saat ini tengah dibentuk dan diresmikan Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni dengan nama Baosan Lor Dadi Tuntunan ( BalDaTun ). Adapun potensi yang ada di desa Baosan Lor saat ini banyak sekali tempat-tempat wisata yang belum tersentuh namun sudah ikut PokDarWis, diantaranya jurang gandul, perlindungan sidat atau ikan-ikan besar dan juga kolam renang. Meskipun Baosan Lor termasuk daerah yang sangat luas wilayahnya dengan area 23,98 km persegi dan jumlah penduduk 7459 jiwa namun pendapatan asli daerah sangat minim dikarenakan berasal dari dua sumber yaitu sewa bengkok tanah desa dan pasar, karena sebagian besar wilayah wilayahnya hutan.” Kami berharap program pemerintah yang masuk di Baosan Lor, bisa mengembangkan potensi desa, meningkatkan taraf hidup masyarakat Baosan Lor pada khususnya juga Ponorogo pada umumnya dan kepengurusan penduduk di Capil untuk lebih dipermudah mengingat banyaknya penduduk dan jauhnya jarak dengan kota”,Pungkas Jarot Tri Handono.

Lebih Lanjut, Hal senada juga diungkapkan Sekcam Ngrayun Katmanto, Pihaknya sangat berterima kasih dan menyambut positif atas kehadiran bapak Bupati Ponorogo H.Ipong Muchlissoni, karena ini merupakan wujud tresna asihnya bapak bupati dan wabup kepada masyarakat Cempoko, Ngrayun dan Baosan Lor, dengan demikian masyarakat langsung bertatap muka menyampaikan aspirasinya sehingga akan mets dengan program bapak bupati. Katmanto juga berharap Ngrayun ke depan bisa lebih maju, berbudaya dan religius.” Artinya secara fisik pembangunan berjalan dengan baik, kebudayaannya berkembang, masyarakat saling rukun dan memelihara sikap gotong royong serta masyarakat yang religius “, Pungkas Katmanto (Wied/Adv/Hms)

post-top-smn

Baca berita terkait