Thursday, 22 October 2020

Atasi Gizi Buruk Dinkes Gelar Sidak

post-top-smn

Blitar Dinkes Blitar, SMN – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Blitar telah melakukan berbagai upaya dalam penanganan gizi buruk yang dialami warga. Selasa (07/03) lalu, menggelar sidak di Desa Kalipang, Kecamatan Sutojayan, di salah satu rumah pasien gizi buruk yang bernama Tegar Rizki Anugrah. Dalam rangka pemantauan status gizi buruk tercatat ada 73 balita yang menderita gizi buruk di Kabupaten Blitar, untuk itu setiap bulan selalu dipantau oleh Puskesmas agar segera di tangani.

Yuliati selaku Kasi Kesehatan Keluarga dan Gizi Masyarakat, Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. Menyampaikan  mayoritas penderita gizi buruk merupakan anak dan balita. Penyebabnya Bisa pola asuh, pola makan, dan faktor ekonomi, selain itu gizi buruk juga bisa dikarenakan faktor penyakit bawaan, seperti kelainan jantung, infeksi, TBC, dan lingkungan tidak sehat.

Melalui program pemeriksaan di Posyandu, orangtua bisa mengetahui tumbuh kembang anak, mulai dari berat dan tinggi badan, maupun pemeriksaan fisik lainnya. Apabila ada indikasi gizi buruk, kita langsung mendatangi ke rumahnya untuk memastikannya. Selain itu sosialisasi juga terus diupayakan, Untuk menekan kasus Gizi buruk ini ia juga berharap peran aktif dari masyarakat, sehingga gizi buruk yang ada di Kabupaten Blitar bisa di tangani menjadi gizi normal.

Permasalahannya itu (kesadaran masyarakat), banyak orangtua yang masih kurang memahami pentingnya untuk membawa anak mereka ke posyandu. Padahal, dari posyandu kita bisa mengetahui apakah anak kita menderita gizi buruk atau tidak, Pemanfaatan posyandu sangat baik untuk memantau perkembangan balita. Maka dari itu, kita harapkan para ibu-ibu rumah tangga untuk mau membawa balitanya ke posyandu setiap bulan,” pungkasnya.(Adv/kes/Mam)

post-top-smn

Baca berita terkait