Wednesday, 28 October 2020

ASN Ikuti Diklat Demi Mewujudkan Pemerintahan yang Baik

post-top-smn
pendidikan dan pelatihan (diklat) kepemimpinan tingkat IV, Senin (13/2) yang diselenggarakan aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pemkab Lumajang

Pendidikan dan pelatihan (diklat) kepemimpinan tingkat IV, Senin (13/2) yang diselenggarakan di aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pemkab Lumajang

Lumajang, SMN – Sekitar 40 Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Lumajang mengikuti pendidikan dan pelatihan (diklat) kepemimpinan tingkat IV, Senin (13/2) yang diselenggarakan aula Badan Kepegawaian Daerah (BKD) pemkab Lumajang.

Bupati Lumajang Asat Malik dalam sambutannya hanya ingin mengingatkan kepada ASN untuk dapat mewujudkan pemerintahan yang baik.

“Untuk mewujudkan hal itu diperlukan sumber daya manusia (sdm) yang berkompenten dalam penyelenggaraan negara dan pembangunan,” kata Asat waktu itu.

Dalam UU nomor 5 tahun 2014 tentang ASN, dan disitu disebutkan bahwa ada tiga fungsi ASN. Yang pertama kata Asat bahwa ASN itu bisa melaksanakan kebijakan publik sesuai UU yang berlaku.

“Kedua ASN harus melaksanakan pelayanan publik secara profesional dan berkualitas. Dan yang ketiga ASN hadus bisa merekatkan persatuan dan kesatuan bangsa dan NKRI,” paparnya.

Menurut Asat, ASN itu haus bisa dan mampu menjalankan fungsinya tersebut secara prioritas untuk pelayanan, pembangunan dan pemberdayaan dengan sebaik baiknya.

Kepala BKD Pemkab Lumajang, Nur Wakid Ali Yusron dalam paparannya juga mengatakan jika penyelenggaraan kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, kemampuan, keterampilan dan sikap untuk melaksanakan tugas dan jabatan dalam profesinya.

“Hal itu harus dilandasi dengan kepribadian dan etika sesuai kebutuhan instansi,” ujarnya.

Dikatakan Nur Wakid, selain itu juga dalam kegiatan diklat ini untuk menciptakan sdm aparatur yang memiliki kompetensi jabatan dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan.

“Selain itu diklat juga untuk memantapkan sikap dan semangat pengabdian yang berorientasi pada pelayanan, pengayoman dan pemberdayaan masyarakat,” pungkasnya.

Ditegaskan Nur Wakid bahwa diklat tersebut dilaksanakan selama tiga bulan lebih, sejak Senin (13/2) sampai dengan 1Juni mendatang diharapkan dapat mewujudkan semua hal itu. (atk)

post-top-smn

Baca berita terkait