Monday, 26 October 2020

Anugerah SIWO PWI Jatim, Pemkab Pasuruan Bertekad Kembangan Atlet Berprestasi

post-top-smn

siwo pwi Pasuruan, SMN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan bertekad akan terus mengembangkan cabang olahraga sehingga diharapkan mampu mencetak atlet berprestasi di pentas nasional hingga internasional.

“Saya ingin mengembangkan olaharaga di Pasuruan. Kebetulan saya hobynya olahraga. Saya berterimakasih kepada pengurus KONI sebelumnya yang mampu meningkatkan prestasinya naik satu tingkat pada Porprov 2015 kemarin,” ujar Bupati Pasuruan Irsyad Yusuf, pada acara Penganugerahan SIWO PWI Award Tahun 2017 dan Pelantikan KONI Kab Pasuruan Masa Bhakti 2017 – 2021, di Pendopo Kab Pasuruan, Rabu (22/3).

Selain itu, Irsyad mengaku bangga karena daerahnya ditunjuk menjadi tuan rumah penyelenggaraan acara Penganugerahan SIWO PWI Award Tahun 2017 di Kabupaten Pasuruan. “Terima kasih telah ditunjuk Kabupaten Pasuruan menjadi tuan rumah penyelenggaraan SIWO PWI Award. Semoga Pasuruan lebih dikenal melalui wartawan yang tergabung dalam organisasi PWI Jatim ini,” tuturnya.

Menurutnya, penghargaan ini merupakan  apresiasi dan motifasi kepada segenap komponen olahraga di Kabupaten Pasuruaan. Kedepannya agar olahraga di Kab Pasuruaan supaya maju dan banyak mencetak atlet-atlet yang mampu mewakili Jawa Timur, baik untuk event nasional maupun event internasional.

Dia menuturkan, olahraga ini tidak cukup didukung oleh APBD saja, namun ada unsur lain ikut terlibat. “Nantik kita coba kedepan, kita ajak stakeholder olahraga yang lain, pihak perusahaan ataupun intansi-intansi olahraga di Pasuruaan untuk bersama-sama untuk menjadi bapak asuh olahraga seluruh cabang olahraga,” paparnya.

Sementara itu, Ketua PWI Jatim Akhmad Munir mengatakan, Anugerah SIWO PWI Award tahun 2017 sengaja digelar di Kabupaten Pasuruhan karena kepala daerahnya memberi dukungan penuh untuk kemajuan olahraga.

“Kami memberi anugerah SIWO PWI Awards, pertama para tokoh olah raga ini adalah orang yang rela iklas berjuang mengharumkan bangsa, tetapi kehadirannya terkadang kurang mendapat apresiasi oleh masyarakat,” terangnya.(ris/kom)

post-top-smn

Baca berita terkait