Wednesday, 30 September 2020

Aliansi LSM Kediri Minta Pelaku Pencabulan Anak Dihukum Kebiri atau Hukuman Mati

post-top-smn
Aksi gabungan beberapa lembaga swadaya masyarakat Kediri, Jawa Timur, meminta hakim menghukum berat terdakwa Sony Sandra atas kasus pencabulan anak dibawah umur di Kantor Pengadilan Negeri Kota Kediri, Rabu (19/5/2016).

Aksi gabungan beberapa lembaga swadaya masyarakat Kediri, Jawa Timur, meminta hakim menghukum berat terdakwa Sony Sandra atas kasus pencabulan anak dibawah umur di Kantor Pengadilan Negeri Kota Kediri, Rabu (19/5/2016).

Kediri, SMN – Gabungan lembaga swadaya masyarakat di Kediri Jawa Timur, meminta hakim Pengadilan Negeri Kota Kediri memutus seberat-beratnya Sony Sandra (60), terdakwa pencabulan gadis di bawah umur.

Massa yang menamakan diri Aliansi LSM Kediri itu berunjukrasa menyampaikan aspirasinya di gedung pengadilan tempat persidangan terdakwa Sony Sandra di jalan Dr.Sahardjo, Rabu (18/5/2016).

Mereka berharap hakim yang memimpin sidang putusan itu besok, mempunyai terobosan. Massa mengacu pada pernyataan Presiden Jokowi yang mengklasifikasikan kejahatan seksual terhadap anak sebagai kejahatan luar biasa.

“Kalau bisa, dihukum kebiri atau hukuman mati. Pak Hakim jangan hanya terpaku pada tuntutan jaksa yang hanya menuntut 13 tahun itu,” ujar Khoirul, koordinator aksi.

Khoirul menambahkan, putusan pengadilan biasanya sebesar 2/3 dari tuntutan jaksa. Maka dia berharap jika hakim nantinya mengacu pada tuntutan jaksa, agar tidak memvonis dibawah 2/3 karena itu akan melukai hati masyarakat.

“Jika besok putusan hakim berada di bawah 2/3, maka patut diduga ada permainan dalam perkara ini,” ujarnya.

Dalam aksinya, massa juga memberikan kado berupa obat tolak angin kepada pihak pengadilan. Obat itu sebagai simbol agar hakim senantiasa berjalan sesuai aturan yang ada.

“Kami senantiasa komitmen dengan peraturan yang ada. Majelis hakim akan memutus sesuai fakta hukum,” ujar Reza Himawan Pratama, Humas Pengadilan Negeri Kota Kediri yang menemui pendemo.

Usai penyerahan kado tersebut, aksi massa yang sejak awal mendapatkan pengamanan ketat dari kepolisian itu kemudian membubarkan diri.

Sebagaimana diberitakan, diketahui, Sony Sandra akan menjalani sidang di PN Kota Kediri dengan agenda pembacaan putusan, Kamis (19/5/2016) besok. Dia didakwa melakukan pencabulan terhadap 2 gadis dibawah umur.

Pengusaha tenar di bidang kontraktor tersebut juga akan menjalani sidang dengan agenda yang sama, yakni pembacaan vonis, di Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri pada 22 Mei 2016 nanti, karena didakwa mencabuli 3 gadis.

post-top-smn

Baca berita terkait