Friday, 4 December 2020

Ahli Waris Saeran Menuntut Haknya

post-top-smn

 

Ulama, Sutik dan Sa'amah.

Ulama, Sutik dan Sa’amah.

Pasuruan, SMN – Hanya gara-gara Letter C pada buku desa Karanglo, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, tertulis atas nama “Saeran P. Ngatiari”, dua ahli waris Saeran yang lain tidak mendapatkan bagian waris sesuai haknya.

Ditemui di kantor LBH TNT Pasuruan, Sa’amah cucu Saeran dari anak ke duanya yang bernama Ulama, pada media ini mengatakan bahwa ibunya dan Sutik, bibinya tidak mendapatkan hak warisnya secara adil, karena beberapa objek waris tinggalan dari Saeran banyak yang di jual oleh Ngatiari semasa hidupnya, anak sulung dari Saeran.

Lebih lanjut Sa’amah menyesalkan adanya konspirasi dari perangkat desa yang mengesahkan adanya jual beli tanah waris milik Saeran oleh Ngatiari, padahal sudah di ketahui bahwa ahli waris Saeran bukan hanya Ngatiari seorang, melainkan masih ada Ulama dan Sutik sebagai adik Ngatiari.

Arwin selaku kuasa hukum dari keluarga Sa’amah yang di temui media ini mengatakan bahwa pihak desa Karanglo telah melakukan kesalahan yang fatal dengan mengesahkan jual beli yang hanya melibatkan satu ahli waris, padahal di ketahui bahwa ahli waris Saeran ada tiga orang dan atas nama yang tertulis di buku C desa sudah menerangkan bahwa nama Saeran P. Ngatiari hanya sebatas nama karang anak. Terlebih dari pihak desa melalui Sekdesnya dengan mudahnya memindah bukukan hak kepemilikan Saeran ke orang lain, padahal jelas menurut UU Pertanahan di atas tahun 1996, peralihan kepemilikan haruslah menggunakan akta notarial dan desa tidak lagi di perkenankan untuk mencoret buku C desa tanpa ada peralihan yang jelas dan benar. Sebelum menutup perbincangan Arwin pun mengatakan, akan menunggu mediasi dari pihak Kecamatan Grati sebelum permasalahan ini di ajukan ke Pengadilan Agama untuk gugatan perdata dan Pengadilan Negeri Bangil untuk dugaan pemalsuan data sesuai dengan pasal 263 KUHPidana.

Ketika di konfirmasi di Kecamatan, Zainal Arifin selaku Camat Grati mengatakan bahwa dalam waktu dekat akan memanggil Sekretaris desa Karanglo untuk di mintai keterangannya terkait sengketa waris yang ada di desa dan Camat pun bersedia untuk memediasikannya. (w1n)

post-top-smn

Baca berita terkait