Monday, 28 September 2020

52 Pasang Pengantin Mengikuti Perkawinan Massal

post-top-smn
Bupati Haryanti Sutrisno memberikan akte nikah pada pasangan yang ikut nikah masal

Bupati Haryanti Sutrisno memberikan akte nikah pada pasangan yang ikut nikah masal

Kediri, SMN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kab. Kediri bekerjasama dengan Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri kembali menggelar perkawinan massal pada Rabu (24/5).

Acara yang diselenggarakan di Convetion Hall SLG ini diikuti oleh 52 pasang pengantin dan dihadiri oleh Bupati Kediri dr. Haryanti Sutrisno, Ketua TP PKK Kab. Kediri Rosyida Masykuri, Ketua Dharma Wanita Kab. Kediri Yuni Supoyo, Kepala Dinas Capilduk Purwanto Adi Prabowo dan para camat se-Kab. Kediri.

Bupati Kediri Kediri mengungkapkan bahwa melalui acara perkawinan massal ini diharapkan akan mendorong masyarakat untukr tertib administrasi kependudukan khususnya kepemilikan akta perkawinan. “Akta perkawinan merupakan bukti legalitas seseorang menjadi pasangan suami istri. Dengan kepemilikan akta perkawinan, pasangan suami istri akan hidup lebih nyaman di tengah-tengah masyarakat. Semoga para peserta nikah massal ini menjadi keluarga yang sakinah mawadah warahmah. Serta diberi rumah tangga yang langgeng awet dan harmonis.” kata Haryanti.

Bupati Haryanti Sutrisno memberikan tumpeng pada pasangan nikah beragama Hindu

Bupati Haryanti Sutrisno memberikan tumpeng pada pasangan nikah beragama Hindu

Menurut Kepala Dinas Capilduk Purwanto Adi Prabowo, perkawinan massal ini dimaksudkan untuk memenuhi hak azasi setiap orang di bidang administrasi kependudukan tanpa diskriminasi dengan pelayanan publik yang profesional, serta mendukung pembangunan sistem informasi dan administrasi kependudukan. Dengan kegiatan ini pula diharapkan dapat meningkatkan kesadaran penduduk akan kewajiban untuk berperan dalam pelaksanaan administrasi kependudukan.

Jumlah peserta nikah massal kali ini sebanyak 52 pasang. Peserta nikah massal tertua adalah pasangan Martojoyo 78 tahun dan Marsuti 62 tahun. Sedangkan pasangan termuda adalah Dwi Hermawan 21 tahun dan Rias Tutik 17 tahun. (hms/adv/kan)

post-top-smn

Baca berita terkait