Friday, 20 September 2019

Tinjau Desa Munte, Bupati Harapkan Pasar Tradisional Tetap Lestari

post-top-smn

Bupati karo bersama Kepala Disperindag Almina Bangun, saat berkunjung ke Munte, Jumat (22/2).

Karo, suaramedianasional.co.id – Pasar rakyat yang dibangun di Desa/Kecamatan Munte, Kabupaten Karo, menjadi bukti bahwa pemerintah setempat peduli pada pra sarana perekonomian yang dibutuhkan masyarakat kecil. Hal ini disampaikan Bupati Karo, Terkelin Brahmana, saat mengunjungi pasar tradisional di Desa/Kecamatan Munte, Jumat (22/2).
Menurut Terkelin, pasar-pasar tradisional harus terus dilestarikan, karena menjadi tumpuan masyarakat kecil dan menghidupkan roda perekonomian, terutama pada arus perdagangan hasil bumi dan kebutuhan sehari-hari.
Pada tahapan inilah, pemerintah harus hadir untuk menjaga agar pasar-pasar rakyat atau pasar tradisional tak redup tergerus kemajuan teknologi, termasuk seperti saat ini dimana era digital pelan-pelan mengambil alih pula  sistem perdagangan. “Pra sarana pasar tradisional juga harus terus ditingkatkan, sehingga suasana jual beli semakin nyaman dan betah, inilah salah satu tugas pemerintah dalam membantu tumbuh kembang pasar rakyat,” ungkapnya.
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Karo, Almina Bangun, menjelaskan, renovasi Pasar Desa Munte dengan dana perbantuan dari Kementerian Perdagangan sebesar Rp 6 M.
Luas areal pasar sekitar 55 x 23 meter dan jumlah kios terbangun sebanyak 83 unit berukuran masing-masing 2×3 meter. 
Kios-kios tersebut akan ditempati 61 pedagang lama yaitu mereka yang sudah melakukan usaha di pasar ini sebelumnya, serta sisanya baru ditawarkan pada masyarakat. “Prioritasnya ya harus mendahulukan pedagang yang sudah melakukan usaha di tempat ini, baru sisanya ditawarkan ke masyarakat,” tutur Almina. 
Target peresmian Pasar Desa Munte sekitar Maret 2019 dan diharapkan dapat diresmikan pengunaannya oleh presiden. (ius)
post-top-smn

Baca berita terkait