Saturday, 21 September 2019

Tenaga Pendamping Diamanahkan Fasilitasi Kemajuan Umkm

post-top-smn

 

Oleh: Edit Suwantara, S.E.
Koordinator Klinik Usaha Mikro Kota Kediri

Kediri, suaramedianasional.co.id – Tenaga Pendamping Usaha Mikro pada Dinas Koperasi, Usaha Mikro dan Tenaga Kerja Kota Kediri akan melanjutkan sinergisitas dengan UMKM Kota Kediri dalam upaya melakukan pendampingan pelaku UMKM demi mendorong berkembangnya UMKM di Kota Kediri..

“Mereka ditetapkan, bertugas membantu meningkatkan pengetahuan pelaku UMKM dampingan dalam rangka mendorong kemajuan UMKM dampingan. Mereka akan berkoordinasi dengan UMKM masing-masing di Kelurahan,” kata Ketua Klinik Usaha Mikro pada  Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri.

Sementara Ketua Klinik Usaha Mikro pada  Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri mengaku sangat terbuka dengan hadirnya bantuan 3 pendamping UMKM dari Provinsi dan Kementerian.

“Kita berharap, dengan adanya tenaga pendamping ini bisa menjembatani para pelaku usaha untuk berkembang, bagaimana yang Mikro jadi Kecil, yang Kecil jadi Besar. Adanya pendamping dari Provinsi dan Kementrian, diharapkan bisa bersinergi dengan para pendamping yang ada di Kota. Pendamping Kami ditempatkan di seluruh Kelurahan yang ada di Kota Kediri . Dengan ada bantuan dari Provinsi dan Kementrian, tentunya Kita berharap kerja pendampingan ini makin maksimal. Semakin banyak agen perubahan yang muncul untuk mendorong majunya pengelolaan UMKM,” ungkap Ketua Klinik Usaha Mikro pada  Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri.

Dijelaskan juga, pihaknya tengah memicu masuknya produk UMKM lokal tembus pasar online. Hal ini sejalan dengan imbauan Ketua Klinik Usaha Mikro pada  Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri yang mengatakan bahwa UMKM harus melek IT agar mampu tembus pasar digital sehingga cakupan pemasaran produk semakin luas.

Ini juga, ditekankan Ketua Klinik Usaha Mikro pada  Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri, menjadi satu tugas penting para tenaga pendamping UMKM. “Mereka harus membantu pelaku UMKM agar bisa paham bagaimana memasarkan produk secara online. UMKM sekarang memang harus menguasai IT. Kita harus bisa menembus pasar global melalui IT,” kata Ketua Klinik Usaha Mikro pada  Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri lagi.

Berdasarkan data Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri, Ketua Klinik Usaha Mikro pada  Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri menyampaikan jumlah UMKM yang ada di Kota Kedirisudah mencapai sekitar 35.000 UMKM. Dari 35.000 UMKM tersebut, telah ada di antaranya yang melempar produk secara digital.

“Selain itu, sudah ada juga yang diserap oleh Minang Mart. Tapi tentu kita tidak puas sampai di sini. Berdasarkan hal tersebut, kita juga akan melakukan kerjasama dengan Kelompok Intenet Marketing Kota Kediri, yang akan membantu para UMKM kita go online,” tambahnya.

Dari 15 orang tenaga pendamping di Kota Kediri, diharapkan masing-masing menggiring sedikitnya 15.000 pelaku UMKM untuk bisa memasarkan produk bekerjasama dengan Kelompok Intenet Marketing Kota Kediri.

“Jadi nanti, diharapkan, sekitar 15 ribuan UMKM yang kita dampingi, bisa tembus pasar online,” pungkas Ketua Klinik Usaha Mikro pada  Dinas Koperasi dan UMTK Kota Kediri. (Edt)

post-top-smn

Baca berita terkait