Sunday, 20 October 2019

Tak Bayar Rp 100 Juta, Kades Klampitan Gagal Jadi Bacabup PDIP

post-top-smn

JOHANSYAH

Kediri, SMN – Johansyah, Kades Klampitan, Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri, tampaknya harus terganjal dalam pendaftaran calon Bupati Kediri melalui PDI Perjuangan. Hal itu menyulut kontroversi, apalagi pembatalan ini disebabkan Johansyah belum membayar biaya pendaftaran Rp 100 juta dan memberikan buku rekening di bank yang berisi saldo Rp 2,5 miliar.

Perdebatan panjang terjadi antara panitia pendaftaran dengan dua tim sukses Johansyah terjadi di Kantor DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri, Jumat (20/2/2015). Dua orang tim sukses Johansyah, yakni Sunaryo dan Agus memprotes panitia pendaftaran Bacabup PDIP karena persyaratan biaya pendaftaran tidak dicantumkan. “Kalau ada persyaratan membayar mestinya dibuat tertulis, tapi di persyaratan tidak ada nilainya,” ungkap Agus.

Demikian pula persyaratan internal melampirkan foto copy buku rekening tabungan yang telah dilegalisasi pejabat perbankan juga tidak ada nilai nominalnya. “Kalau memang pendaftaran ini terbuka, mestinya sejak awal dicantumkan secara jelas,” tandasnya. (yok)

post-top-smn

Baca berita terkait