Sunday, 22 September 2019

Sosialisasi dan Pembinaan Hukum di Kalangan Pelajar SMPN Se-Kabupaten Kediri

post-top-smn
Sosialisasi dan Pembinaan Hukum di SMPN 3 Pare Kab. Kediri

Sosialisasi dan Pembinaan Hukum di SMPN 3 Pare Kab. Kediri

Kediri, SMN Untuk meningkatkan pemahaman pelajar khususnya siswa-siswi SMP terhadap aturan-aturan yang ada/ditetapkan dan agar pelajar dalam bertindak selalu berpedoman pada peraturan perundang-undangan yang berlaku. Bagian Setda Kab. Kediri menggelar Sosialisasi dan Pembinaan Hukum di kalangan Pelajar pada hari Selasa, (25/04) dimulai pukul 09.00 s/d 13.00 WIB bertempat di SMPN 3 Pare.

Kegiatan sosialisasi ini dihadiri oleh Asisten II Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Ir. Kustianti, kepala Kejaksaan Negeri kab. Kediri Pipuk Firman Priyadi SH,Mhum, Kapolres Kediri yang diwakili oleh Kasubbag Hukum AKP Agus Darbo SH, Kepala BNN Kab. Kediri AKBP Drs. Tony Subiyanto, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kab. Kediri Subur Widodo Sstp MM, serta 275 pelajar SMPN 3 Pare Kediri sebagai peserta sosialisasi dan 25 orang guru sebagai pendamping siswa-siswi.

Pelaksanaan sosialisasi ini dimaksudkan untuk memberikan pemahaman tentang kenakalan remaja terhadap siswa dimana perilaku siswa yang tidak benar secepatnya mendapat pengarahan dari pihak yang terkait yakni adanya Indonesia sedang Darurat Narkoba ataupun yang lain seperti halnya perlindungan anak ataupun bentuk pelanggaran lain seperti pelanggaran lalu lintas serta perlindungan satwa.

Kepala BNN Kab. Kediri AKBP Drs. Tony Subiyanto dihadapan para peserta mengatakan bahwa Indonesia sekarang dalam Darurat Narkoba, dimana angka pengguna obat-obatan terlarang yang masuk kategori narkoba (narkotika, psikotropika dan obat adiktif lainnya) dari tahun ke tahun semakin meningkat. Hal inilah BNN kabupaten Kediri sangat tergugah untuk memberikan pengarahan serta sosialisasi tentang bahaya menggunakan narkoba. Tony Subiyanto menekankan kepada para pelajar untuk menjauhi segala bentuk narkoba seperti halnya pil koplo, miras, sabu serta rokok rokok dengan merk yang dilarang diperedaran misal merk gorila. Banyaknya peredaran narkoba di wilayah kediri, tidak ada yang bersih dari narkoba dari seluruh desa di Kabupaten Kediri bahkan dikalangan birokrasi.

Hal senada juga dikatakan Kepala SMPN 3 Pare, Drs. Suwandi, M.Si, bahwa terkait diadakannya Sosialisasi dari Pemkab. Kediri melalui Bagian Hukum untuk selalu mengawasi siswanya agar tidak terkena narkoba, bahkan ditegaskan oleh Suwandi bahwa untuk pelajar SMPN 3 dijamin aman dan terbebas dari narkoba. (smg/adv)

post-top-smn

Baca berita terkait