Saturday, 21 September 2019

SIARAN PERS Gubernur Jatim Apresiasi IMM Peduli Lingkungan

post-top-smn

Guberbur Jatim Audiensi dengan IMM di Grahadi Surabaya.

Surabaya, suaramedianasional.co.id – Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa mengapresiasi   Ikatan Mahasiswa Muhamaddiyah (IMM) yang memiliki  kepedulian  terhadap lingkungan, khususnya terkait limbah yang ada di Jawa Timur.

Hal tersebut disampaikannya saat menerima Pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) IMM Jatim di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Senin (25/2) malam.

Menurut Gubernur Khofifah, limbah yang muncul berasal dari banyak sumber dan beragam kategori.  Termasuk  limbah rumah sakit dimana sebagian diantaranya terdapat  kandungan radioaktif yang berbahaya. Kondisi tersebut apabila tidak dikelola dengan baik, maka akan membahayakan kesehatan masyarakat. Di lain pihak ada  limbah industri  yang juga harus di tangani dan diolah agar industrialisasi terus  berkembang tetapi daya dukung lingkungan tetap baik.

Gubernur Khofifah menginginkan agar Jatim segera  memiliki  tempat pengolahan  limbah B3  sehingga permasalahan limbah khususnya limbah B3  di Jawa Timur segera teratasi. selama ini limbah B3  masih dikirim ke cibinong.

“Kedepan apabila kita sudah memiliki Pengolahan limbah B3  di Jatim  akan  memberi dampak positif bagi  masyarakat mengingat kemajuan industrialisasi yang dapat memajukan kesejahteraan masyarakat akan beriring dengan pembangunan lingkungan hidup yang baik pula ” urainya.

Selain itu, Gubernur Khofifah menginginkan agar ke depannya dibutuhkan  pengkajian secara detail dan komprehensif. Kajian ini penring sebelum membangun industrialisasi  baik  aspek lingkungan sekitar, manfaat yang didapatkan  masyarakat, serta kemungkinan melibatkan   peran Badan Usaha Milik Desa (Bumdes)  sehingga memberikan nilai tambah yang lebih besar bagi masyarakat.

Gubernur Khofifah berpesan, agar para mahasiswa yang tergabung dalam IMM membangun sinergitas bersama Pemprov Jatim yang sudah memiliki program Nawa Bhakti Satya, dimana salah satu programnya adalah Milenial Incubation For Enterpreneurship and Innovation (Milea).

Ditambahkan, program ini sangat sesuai dengan cita cita bersama kaum milenial  saat ini yaitu menciptakan kaum muda yang mandiri, kreatif dan inovatif serta dapat membuka peluang usaha sendiri dengan menguasai teknologi Digital yang saat ini sudah menjadi kebutuhan terutama dalam rangka masuk di era pasar global serta usaha berbasis market place.

“Saya berharap pemuda  jatim terutama IMM dapat menjadi mahasiswa yang peduli terhadap sekitarnya dan menjadi bagian kelompok masyarakat yang produktif. Jika ini didukung dan diterapkan maka pemuda dan  mahasiwa  akan lebih mandiri,” pungkasnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPD IMM Jatim, Andreas Susanto menyampaikan, akan mensinergikan program kerja Pemprov Jatim dengan program kerja IMM. Pihaknya juga berkesempatan turut mengucapkan selamat kepada Gubernur Khofifah dan Wagub Emil Elestianto Dardak  yg telah dilantik 13 Februari 2019 lalu.

Andreas Susanto menambahkan, agenda utama Pengurus DPD IMM Jatim akan menggelar pelantikan pengurus pada 10 Maret 2019 yang akan datang. Dirinya berharap, acara yang digelar nanti dapat dihadiri langsung  Gubernur Khofifah.

“Gubernur menyambut baik undangan itu. sekaligus mendukung pelaksanaan kegiatan dimaksud.  semoga saya bisa hadir langsung bertemu dengan adik-adik IMM saling bersilahturahmi ,” jelasnya.

Gubernur Khofifah juga menyarankan agar momen pelantikan tersebut bisa dilaksanakan  di Gedung Negara Grahadi. Karena, gedung bersejarah tersebut adalah milik semua elemen. Hanya saja, sebut Andreas, Gubernur Khofifah meminta agar penggunaannya tetap dijaga dengan baik. (*)

post-top-smn

Baca berita terkait