Tuesday, 12 November 2019

Sensus Ekonomi di Kota Kediri Alami Kendala

post-top-smn

sensus ekonomi

Kediri, SMN – Badan Pusat Statistik (BPS) Kediri mengaku, mengalami banyak kendala dalam melakukan sensus ekonomi di lapangan. Pasalnya, sejumlah pelaku usaha tidak jujur dalam menjawab pertanyaan dari petugas.

“Kadang pengusaha takut, takut kaitannya dengan pajak. Sehingga data yang mereka berikan tidak sesuai. Saya tegaskan tidak ada kaitannya pajak. Jawaban responden rumah tangga dan perusahaan itu dijamin kerahasiannya, ” tegas Kepala Seksi Statistik Distribusi BPS Kota Kediri Lulus Haryono, Rabu (11/5/2016).

BPS berharap pelaku usaha maupun masyarakat tidak ragu-ragu dalam menjawab pertanyaan dari petugas. Untuk mengetahui asli dan tidaknya petugas sensus yang datang, masyarakat dapat melihat surat tugas atribut resmi yang dikenakan seperti, rompi, tas, dan id card.

“Jika masih kurang yakin, masyarakat bisa menghubungi Kantor BPS secara langsung,” jelasnya.

Selain sikap ragu-ragu, imbuhnya, muncul isu di media sosial bahwa, banyak petugas sensus abal-abal yang datang dengan tujuan jahat, melakukan pencurian maupun gendam. Sehingga, masyarakat menjadi resah.

Sementara itu ketika ditanya jam kerja petugas sensus? Lulus menjawab, petugas dapat mendatangi responden siang maupun malam hari. Sebab, pelaksanaan sensus harus bertemu secara langsung dengan responden. Adapun mengenai keluhan masyarakat yang didatangi petugas malam hari, pihaknya menghimbau agar petugas terlebih dahulu membuat janji dengan responden.

“Jam survei karena ketemu langsung responnya kalau bisa ditemui malam hari, mereka harus permisi, dan menyesuaikan jam survei. Petugas bisa membuat janji terlebih dahulu apabila responden tidak dapat ditemui siang hari,” tegasnya.

Sensus ekonomi di Kota Kediri telah memasuki hari ke-11. Selama kurun waktu ini, pendataan sudah dimulai dari sentral bisnis dan pelaku usaha serta masyarakat. Sensus ditargetkan selesai hingga 31 Mei mendatang. Sementara petugas yang dikerahkan sebanyak 555 orang.

“Sensus ekonomi ini bertujuan untuk memotret potensi seluruh ekonomi. Jika sensus di Kota Kediri, berarti hasilnya akan diketahui bagaimana protret ekonomi di Kota Kediri. Sensus ekonomi tidak ada kaitannya dengan pendataan program raskinda tahun mendatang,” pungkasnya.

post-top-smn

Baca berita terkait