Wednesday, 18 September 2019

Sahbandar Perketat Kelaikan Kapal Yang Beroperasi di Selat Bali

post-top-smn
Kondisi Pelabuhan Penyeberangan LCM Ketapang, Banyuwangi

Kondisi Pelabuhan Penyeberangan LCM Ketapang, Banyuwangi

Banyuwangi, SMN – Pelabuhan Landing Craft Machine (LCM) Desa Ketapang, Kecamatan Kalipuro, Banyuwangi merupakan satu- satunya jalur penyeberangan terbesar yang menghubungkan ke Pulau Bali. Sebagai pusat penyeberangan, pihak Sahbandar terus perketat puluhan kapal yang setiap harinya beroperasional dengan melakukan croscek secara administrasi dan kelaikan kapal saat beroperasional.

SMN saat berada dilokasi pelabuhan penyeberangan, nampak terlihat puluhan kapal masih melakukan aktifitasnya secara normal dan tidak terlihat antrian panjang. Dilihat dari kondisi cuaca, walaupun masuk pada musim pancaroba mengenai arus yang berada diselat bali dan tinggi gelombang masih terlihat kondusif.

Hal tersebut diungkapkan sejumlah sopir kendaraan yang bermuatan berat “Tronton” bernama rahmad ketika dikonfirmasi SMN mengakui kondisi arus transportasi berjalan normal dan tidak terlihat antrian panjang seperti halnya disaat musim liburan kemarin. Mengenai biaya tarif menyeberang masih belum ada kenaikan dan saat ini penataan kendaraan dinilai tertata rapi.

“Penataan parkir bisa dikatakan tertata rapi dan pihak sahbandar secara intens terus melakukan pengawasan khususnya bagi sejumlah unit kapal yang saat itu beraktifitas termasuk tonase muatan truk dicek saat masuk ke pintu awal LCM,” Ujarnya.

Terpisah, Wakil Kepala Kantor Sahbandar,Widodo ketika dikonfirmasi mengaku setiaphari pihaknya terus perketat dalam melakukan kontroling bagi semua unit kapal yang beroperasional.

“Bila ada unit kapal tidak lengkap surat ijin operasionalnya sudah jelas akan kita berhentikan untuk sementara waktu. Begitu pula dengan kondisi fisik kelaikan kapal yang beroperasi,”Katanya. (dhi)

post-top-smn

Baca berita terkait