Sunday, 20 October 2019

Rumah Sakit di Bojonegoro Kekurangan Tempat Tidur

post-top-smn

= BOJONEGORO - RSUD

Ilustrasi

Bojonegoro, SMN Seluruh Rumah Sakit (RS) di Kabupaten Bojonegoro, baik rumah sakit milik pemerintah maupun swasta, sampai saat ini masih terbilang belum bisa mencukupi ketersedian tempat tidur (TT) bagi pasien di rumah sakit.

Seperti disampaikan oleh Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bojonegoro, dr Hariyono saat hearing bersama Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Bojonegoro, jika sampai saat ini ketersediaan tempat tidur (TT) pasien yang ada di Rumah Sakit di Bojonegoro belum mencukupi jika dibandingkan dengan jumlah penduduk di Bojonegoro.

“Untuk idealnya, ketersedian tempat tidur (TT) pasien adalah 1.000 penduduk 1 tempat tidur (TT) pasien,” katanya.

Lanjut dr Hariyono menjelaskan, di Kabupaten Bojonegoro ada sekitar 1.250.000 penduduk dengan ideal ketersediaan sekitar 1.250 tempat tidur (TT) Pasien.

Namun menurut perhitungan akhir Desember 2014 di Bojonegoro hanya tersedia 1.008 tempat tidur (TT) pasien, baik di rumah sakit pemerintah maupun rumah sakit swasta dan puskesmas.

Akhir-akhir ini muncul permasalahan baru, yaitu angka ideal 1000 penduduk/1 tempat tidur (TT) pasien sudah tidak ideal lagi. Salah satu faktor penyebabnya adalah Badan Penyelenggaran Jaminan Sosial (BPJS). Sehingga, baik orang miskin, sedang dan yang kaya merasa sakit, semua akan masuk di rumah sakit.

“Perlu ada tambahan tempat tidur (TT) pasien di Bojonegoro,” tandasnya. (opt/ram)

post-top-smn

Baca berita terkait