Tuesday, 12 November 2019

SongsLembaga Pendidikan Maarif Gelar Sarasehan Bertema “Prospek Pendidikan Sidoarjo Menyongsong Seabad NU”

post-top-smn

Sarasehan Pendidikan dihadiri  Wabup Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua PCNU KH. Maskhun serta Kadin Pendidikan dan Kebudayaan Asrofi.

Sidoarjo, suaramedianasional.co.id – Lembaga Pendidikan Ma’arif menggelar rapat dan sarasehan pendidikan  membentuk karakter bangsa. Kegiatan ini diharapkan dapat mengembangkan pendidikan berbasis kultur pesantren dan diselenggarakan Selasa (23/10) di aula Lembaga Pendidikan Maarif.  Seminar tersebut menghadirkan narasumber KH. Miftakhul Lutfi, serta dihadiri Wakil Bupati Nur Ahmad Syaifuddin, Ketua PCNU KH. Maskhun dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Asrofi.

Sarasehan Pendidikan bertemakan Prospek Pendidikan di Sidoarjo Menyongsong Seabad Nahdlul Ulama membahas beberapa poin penting untuk mengembangkan pendidikan NU. KH.Miftakhul Lutfi yang akrab di sapa Gus Lutfi sebagai narasumber mengatakan, Indonesia saat ini masih lemah dalam literasi. Padahal, tujuan  pendidikan adalah untuk membentuk manusia biasa berdaulat dalam hal finansial, daulat dalam informasi dan untuk dirinya sendiri menjadi manusia beruntung. Membiasakan membaca dan menulis adalah syarat wajib dalam menciptakan pendidikan yang berkualitas. “Bangsa ini lemah dalam literasi, dibuktikan dengan minat baca masyarakat kita yang masih rendah,” ujar Gus Lutfi.

Wakil Bupati Sidoarjo, Nur Ahmad Syaifuddin juga berharap, LP Ma’arif Sidoarjo, bisa mengembangkan pendidikan berbasis kultur pesantren. Ini seperti yang telah dicontohkan pendiri NU, KH.Hasyim Ashari, hampir seratus tahun silam. “Pendidikan berbasis kultur pesantren seperti yang dicontohkan dalam pengembangan pendidikan NU adalah salah satu model yang mampu menjadi solusi dalam pembentukan karakter generasi kita,” ungkapnya.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Sidoarjo, Asrofi, juga menegaskan kembali bahwa penguatan karakter menjadi salah satu titik utama pola pendidikan di Kabupaten Sidoarjo. Kebijakan yang diterapkan Pemkab saat ini juga mendukung hal ini, yakni dengan melibatkan keluarga serta masyarakat, turut mendukung sistem sekolah berasrama dan pengembangan pondok-pondok pesantren. Asrofi menegaskan, menerapkan pendidikan berkarakter pada anak didik sangatlah perlu. Menurutnya, pemerintah terus mendukung  pendidikan berkarakter yakni membentuk siswa berakhlak, mengerti iman dan taqwa (imtaq)  dan mendorong siswa kreatif. (try)

post-top-smn

Baca berita terkait